Ntvnews.id, Jakarta - Ekonom senior Chatib Basri membantah kabar yang menyebut dirinya mendapat tawaran untuk menduduki posisi Menteri Keuangan di tengah beredarnya isu perombakan Kabinet Merah Putih.
Chatib menegaskan bahwa kehadirannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026 semata-mata dalam kapasitasnya sebagai anggota Dewan Ekonomi Nasional untuk membahas berbagai isu perekonomian bersama Presiden Prabowo Subianto.
"Engga ada (tawaran Menkeu), ini kita bahas soal ekonomi kok," jelas Chatib kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan.
Ia juga membantah adanya pertemuan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Presiden Prabowo yang berkaitan dengan kemungkinan reshuffle kabinet.
"Engga ada satu forum dengan menkes, tadi hanya sama DEN," terang Chatib.
Baca Juga: Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter, Pertamax Green Rp17.000 Per Liter Mulai 10 Juni
Pada hari yang sama, Budi Gunadi Sadikin juga terlihat mendatangi Istana Kepresidenan. Kehadirannya berlangsung sekitar satu jam setelah Chatib memasuki kompleks Istana Merdeka.
Saat dimintai tanggapan terkait isu yang menyebut dirinya berpeluang mengisi kursi Menteri Keuangan, Budi turut membantah kabar tersebut. Ia menegaskan saat ini masih fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Kesehatan.
"Itu kan kata situ (tawaran menkeu), sekarang masih fokus jadi Menkes," ujar Budi.
Nama Chatib Basri dan Budi Gunadi belakangan memang ramai diperbincangkan sebagai kandidat yang disebut-sebut berpotensi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Namun, Purbaya sebelumnya juga telah menepis rumor yang menyatakan dirinya akan meninggalkan jabatan Menteri Keuangan.
"Haha, gak lah," ujar Purbaya saat dihubungi wartawan melalui aplikasi WhatsApp pada Kamis, 4 Mei 2026.
Selain isu pengunduran diri, muncul pula berbagai spekulasi mengenai kemungkinan perpindahan posisi Purbaya ke jabatan strategis lain. Salah satu rumor yang beredar menyebut dirinya berpeluang menduduki kursi Chief Executive Officer (CEO) Danantara menggantikan Rosan Perkasa Roeslani.
Tak hanya itu, nama Purbaya juga dikaitkan dengan peluang mengisi posisi Gubernur Bank Indonesia maupun sejumlah jabatan penting lainnya di sektor ekonomi dan keuangan.
Meski berbagai spekulasi terus berkembang, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait kemungkinan reshuffle maupun perubahan posisi pejabat di bidang ekonomi dan keuangan.
Chatib Basri (NTVnews)