PPIH Pastikan Jamaah Haji Indonesia Selamat dalam Insiden Kebakaran Al Hidayah Tower di Makkah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Jun 2026, 06:05
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Kepala Daerah Kerja Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Ihsan Faisal memberikan keterangan kepada awak media di Makkah, Sabtu. ANTARA/HO-MCH 2026. Kepala Daerah Kerja Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Ihsan Faisal memberikan keterangan kepada awak media di Makkah, Sabtu. ANTARA/HO-MCH 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Makkah - Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Ihsan Faisal, memastikan tidak ada jamaah haji Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di kompleks Al Hidayah Tower, kawasan Aziziah, Makkah.

"Yang perlu kami pastikan, seluruh jamaah kita tidak ada satu pun yang luka ataupun yang lainnya. Jadi insya Allah semua jamaah kita yang ada di Sektor 10 alhamdulillah aman," ujar Ihsan di Makkah, Sabtu, 6 Juni 2026.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Jumat, 6 Juni 2026 sekitar pukul 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS), atau sekitar satu jam sebelum waktu Maghrib. Saat kejadian, sejumlah jamaah haji Indonesia melihat adanya kepulan asap di area depan Tower 7 dan segera melaporkannya kepada petugas yang bertugas di lokasi.

Berdasarkan hasil investigasi awal yang dilakukan petugas Sektor 10, sumber api berasal dari sebuah ruangan yang digunakan sebagai kamar karyawan hotel. Menurut Ihsan, insiden diduga dipicu oleh baterai skuter listrik yang sedang diisi daya.

"Karyawan hotel tersebut sedang mengisi daya (charging) baterai skuter. Diduga karena overheat (kelebihan panas), baterai tersebut meledak sehingga memunculkan api dan membakar barang-barang di kamar tersebut," kata Ihsan.

Baca Juga: PPIH Arab Saudi Siap Sambut Jamaah Haji Gelombang II di Makkah

Setelah menerima laporan kejadian, pihak hotel segera berkoordinasi dengan otoritas setempat dan menghubungi pemadam kebakaran. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api dan mencegah penyebaran kebakaran ke area lain di kompleks tersebut.

Sementara itu, sesuai prosedur keselamatan darurat yang berlaku, petugas haji Sektor 10 bersama manajemen hotel langsung melakukan evakuasi terhadap jamaah yang berada di Tower 6, Tower 7, dan Tower 8. Evakuasi dilakukan melalui tangga darurat karena asap mulai menyebar ke sejumlah area gedung dan fasilitas lift dinonaktifkan demi keamanan penghuni.

Upaya pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 WAS. Setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan kondisi dinyatakan aman oleh petugas pemadam kebakaran, para jamaah yang sebelumnya dievakuasi diperbolehkan kembali ke kamar masing-masing.

Baca Juga: PPIH Larang Jamaah Lempar Jumrah Jam 10.00 hingga 14.00

Saat kebakaran terjadi, kompleks Al Hidayah Tower yang berada di wilayah kerja Sektor 10 tidak terisi penuh oleh jamaah Indonesia. Sebagian jamaah asal Embarkasi Banten, Padang, dan Banjarmasin telah lebih dahulu meninggalkan Makkah untuk kembali ke Tanah Air.

Sebagai langkah pencegahan, Ihsan mengingatkan seluruh jamaah agar lebih berhati-hati dalam menggunakan berbagai peralatan elektronik selama berada di hotel.

"Kalau sudah tidak digunakan lebih baik dicabut, seperti pemanas air, pemanas nasi, ataupun charger HP. Potensi risiko kebakaran di Makkah makin besar karena faktor cuaca di luar yang juga sangat panas," kata Ihsan.

(Sumber: Antara)

x|close