Ntvnews.id, Jakarta - Proses pemulangan jamaah haji Indonesia dari Arab Saudi mulai berlangsung sejak 1 Juni 2026. Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah, pemulangan jamaah dibagi ke dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 1–15 Juni 2026 dengan keberangkatan dari Jeddah menuju Indonesia.
Sementara gelombang kedua dijadwalkan pada 16–30 Juni 2026 dengan keberangkatan dari Madinah. Sebelum memasuki fase kedua, jamaah yang masih berada di Makkah akan dipindahkan ke Madinah pada 7–21 Juni sebagai bagian dari persiapan pemulangan.
Pemerintah juga menerapkan sistem keimigrasian yang lebih cepat melalui teknologi pemindai wajah serta pengaturan alur penjemputan yang lebih tertata. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengatakan seluruh inovasi tersebut berhasil memangkas waktu pelayanan secara signifikan.
“Jika sebelumnya rangkaian proses sejak jamaah turun dari pesawat hingga menuju bus dapat memakan waktu lebih dari satu jam, kini seluruh tahapan dapat diselesaikan dalam 30 hingga 45 menit,” ujarnya.
Berikut Infografiknya:
Pemulangan jamaah haji Indonesia dari Tanah Suci dimulai pada 1 Juni 2026. Untuk itu, berbagai debarkasi menyiapkan skema layanan dari kedatangan hingga menuju asrama agar lancar dan lebih cepat. (Antara)
(Sumber: Antara)
Pemulangan jamaah haji Indonesia dari Tanah Suci dimulai pada 1 Juni 2026. Untuk itu, berbagai debarkasi menyiapkan skema layanan dari kedatangan hingga menuju asrama agar lancar dan lebih cepat. (Antara)