PPIH Larang Jamaah Lempar Jumrah Jam 10.00 hingga 14.00

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Mei 2026, 15:27
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Jamaah haji melempar jumrah aqobah di Jamarat, Mina, Makkah, Arab Saudi, Rabu (27/5/2026). ANTARA/Citro Atmoko Jamaah haji melempar jumrah aqobah di Jamarat, Mina, Makkah, Arab Saudi, Rabu (27/5/2026). ANTARA/Citro Atmoko (Antara)

Ntvnews.id, Makkah - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memberlakukan larangan bagi jamaah haji Indonesia untuk melakukan lempar jumrah pada pukul 10.00 hingga 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan serta kenyamanan jamaah di tengah cuaca panas ekstrem dan tingginya kepadatan di kawasan jamarat.

Ketua PPIH Arab Saudi yang juga Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji, Ian Heryawan, menegaskan bahwa seluruh jamaah diminta mematuhi aturan tersebut dengan tetap berada di dalam tenda selama jam larangan berlangsung.

Baca Juga: Kemenhaj: Lebih dari 100 Ribu Jamaah Haji Indonesia Sudah Selesaikan Dam

“Seluruh jamaah haji agar mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan, bahwa pukul 10.00 pagi ini hingga pukul 14.00 untuk tidak bergerak keluar tenda,” ujar Ian di Makkah, Kamis, 8 Mei 2026.

Menurut Ian, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Haji Arab Saudi yang mengutamakan aspek keamanan dan perlindungan jamaah, khususnya jamaah asal Indonesia. PPIH juga telah mengerahkan seluruh petugas di lapangan untuk memastikan aturan tersebut dijalankan dengan baik selama prosesi ibadah di Mina berlangsung.

Selain itu, jamaah diwajibkan mengikuti pengaturan pergerakan yang telah ditetapkan guna menghindari penumpukan massa di area lempar jumrah.

Baca Juga: Jamaah Haji Indonesia Mulai Bergerak ke Arafah, Kemenhaj Ingatkan Kesiapan Fisik dan Kepatuhan Ihram

“Kepatuhan akan dipantau dan dievaluasi secara ketat,” kata Ian.

Pengawasan dilakukan langsung oleh Misi Haji Indonesia bersama pihak penyedia layanan untuk memastikan jamaah tetap aman selama menjalankan rangkaian ibadah.

PPIH turut mengimbau jamaah agar selalu menjaga kondisi fisik, tidak memaksakan diri berdesakan dengan jamaah dari negara lain, serta mengikuti arus pergerakan yang telah diarahkan petugas. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan di tengah jutaan jamaah yang melaksanakan lempar jumrah pada Hari Tasyrik 11 hingga 13 Dzulhijjah.

(Sumber: Antara)

x|close