Pemerintah Bidik 500 Titik Sekolah Rakyat Beroperasi pada 2029

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jul 2026, 18:00
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana (kiri), Menko PMK Pratikno (tengah), dan Wamenag Romo Muhammad Syafii dalam konferensi pers di Jakarta Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana (kiri), Menko PMK Pratikno (tengah), dan Wamenag Romo Muhammad Syafii dalam konferensi pers di Jakarta (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan jumlah Sekolah Rakyat terus bertambah hingga mencapai 500 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 2029.

Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI, Kurnia Ramadhana, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026, menjelaskan bahwa pada tahun ajaran 2026-2027 jumlah penyelenggaraan Sekolah Rakyat meningkat dari 166 menjadi 182 sekolah.

"Selanjutnya untuk tahun 2027-2028, pemerintah menargetkan penambahan 100 hingga 200 titik lokasi Sekolah Rakyat per tahun. Untuk tahun 2029, pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat mencapai 500 titik di 38 provinsi dan 416 kabupaten kota," ujar Kurnia.

Ia menerangkan, hingga 21 Juli 2026, terdapat 93 Sekolah Rakyat permanen yang siap beroperasi. Selain itu, terdapat 81 Sekolah Rakyat rintisan tetap dan delapan Sekolah Rakyat rintisan baru.

Baca juga: Sekolah Rakyat Buka Jalan Anak Prasejahtera Raih Pendidikan Berkualitas

Menurut Kurnia, penambahan tersebut merupakan bagian dari proses pengembangan Sekolah Rakyat secara bertahap, dari konsep rintisan menuju sekolah permanen yang lebih berkelanjutan. Langkah itu juga dilakukan untuk memastikan anak-anak dari keluarga miskin dan prasejahtera memperoleh akses pendidikan yang layak.

"Dengan jumlah Sekolah Rakyat yang bertambah, target peserta didik tahun ajaran 2026-2027 juga meningkat," katanya.

Berdasarkan data Kementerian Sosial per 8 Juli 2026, target penerimaan peserta didik baru pada jenjang SD mencapai 6.305 siswa, SMP sebanyak 11.186 siswa, dan SMA sebanyak 11.077 siswa. Dengan demikian, total target peserta didik baru mencapai 28.568 orang.

"Dengan demikian, total peserta didik Sekolah Rakyat tingkat SD, SMP, dan SMA secara keseluruhan dari yang sudah ada dan target sementara mencapai 43.344 orang pada tahun ini," ucap Kurnia.

(Sumber: Antara)

x|close