Dudung: Pencopotan Dadan Buat Perkuat Transparansi dan Pengawasan MBG

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jun 2026, 12:14
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman usai rapat kerja dengan Komisi XIII DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi) Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman usai rapat kerja dengan Komisi XIII DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, menegaskan keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan terhadap program strategis pemerintah tersebut.

Menurut Dudung, Presiden telah melakukan evaluasi secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan tersebut. Berbagai laporan dan informasi yang diterima dari sejumlah sumber disebut menjadi bahan pertimbangan dalam proses penilaian terhadap pelaksanaan program MBG.

"Saya punya keyakinan bahwa Bapak Presiden sudah lama mendengar informasi, mencermati, menganalisa, mengevaluasi berbagai sumber yang masuk ke beliau. Sehingga langkah yang tepat saya yakin ini untuk perbaikan ke depannya sehingga di BGN itu semakin transparan, akuntabel," ujar Dudung dalam keterangan tertulis yang dikutip di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia menilai langkah yang diambil Presiden bertujuan memastikan program unggulan pemerintah itu berjalan sesuai tujuan dan bebas dari praktik korupsi maupun penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat penerima manfaat.

Dudung menjelaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu prioritas nasional yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah. Karena itu, setiap indikasi ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya perlu segera ditindaklanjuti.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor BGN pada Rabu, 3 Juni 2026, sehari setelah pemerintah mengumumkan pergantian sejumlah pimpinan lembaga tersebut. Dudung menyebut Presiden telah menerima berbagai masukan dan laporan yang kemudian menjadi dasar evaluasi terhadap kinerja organisasi.

Baca Juga: Prabowo Peringatkan Mitra MBG agar Tak Main-Main dengan Dana Program

Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar satu bulan lalu dirinya melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah lokasi pelaksanaan program MBG. Dari hasil peninjauan tersebut, ditemukan beberapa ketidaksempurnaan dalam pelaksanaan program meskipun secara umum masih banyak aspek yang berjalan baik.

"Presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada terjadi sedikit pun ada yang menyimpang dari program beliau," katanya.

Lebih lanjut, Dudung menilai pembenahan yang perlu dilakukan tidak hanya berkaitan dengan distribusi makanan kepada penerima manfaat, tetapi juga menyentuh aspek tata kelola organisasi dan sistem manajemen yang menjadi fondasi pelaksanaan program.

Menurutnya, penguatan pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh pada setiap tingkatan pelaksanaan, mulai dari pengelola yayasan hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah tersebut diperlukan untuk menutup potensi celah penyimpangan yang dapat memengaruhi kualitas layanan maupun nilai gizi yang diterima masyarakat.

Baca Juga: Dadan, Sonny, Lodewyk Tersangka, DPR: Ini Momen Benahi MBG

"Kalau saya lebih banyak melihat itu adalah bagaimana manajemennya sebetulnya yang harus diperbaiki," kata Dudung.

Ia menambahkan, Kantor Staf Presiden akan terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara objektif dan profesional. Pengawasan yang ketat dinilai penting untuk memastikan anggaran negara digunakan secara tepat sasaran sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap program yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan berbagai langkah pembenahan tersebut, pemerintah berharap Program MBG dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

(Sumber: Antara)

x|close