Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menyatakan pelaksanaan Idul Adha di Masjid Istiqlal kini telah menjadi salah satu rujukan penyelenggaraan kurban di kawasan Asia Tenggara.
“Idul Adha di Istiqlal memiliki standar tersendiri karena menjadi model bagi masyarakat Indonesia, bahkan Asia Tenggara,” ujar Menag dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.
Menurut Nasaruddin Umar, Masjid Istiqlal selama ini aktif menjalin koordinasi dan kerja sama dengan berbagai lembaga kemasjidan di kawasan Asia Tenggara, termasuk dalam pengelolaan ibadah dan pelaksanaan kurban.
Ia juga menyoroti sistem pengelolaan lingkungan di Masjid Istiqlal yang mendapat perhatian dari dunia internasional. Salah satu inovasi yang diterapkan yakni pengelolaan air wudu melalui sistem daur ulang sehingga dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan kebersihan maupun berwudu.
“Air wudu di Istiqlal tidak langsung terbuang ke saluran kota, tetapi masuk ke sistem recycle dan digunakan kembali,” kata dia.
Baca Juga: Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban, Anggaran Capai Rp100 Miliar
Berkat inovasi tersebut, Masjid Istiqlal memperoleh penghargaan internasional dari lembaga dunia di Washington D.C sebagai rumah ibadah yang dinilai efektif, efisien, tertib, dan bersih.
“Ini menjadi kebanggaan kita bersama dan harus terus dijaga,” kata Menag.
Dalam pelaksanaan kurban, Masjid Istiqlal juga didukung fasilitas penyembelihan modern dan higienis dengan kapasitas besar. Proses penyembelihan dapat dilakukan di beberapa titik secara bersamaan dan mampu menangani hingga 200 ekor hewan kurban dalam sehari.
Menag memastikan seluruh limbah hasil penyembelihan dikelola dengan baik agar tidak mencemari lingkungan sekitar masjid.
Baca Juga: Sudin KPKP Jaktim Temukan 172 Hewan Kurban Sakit Jelang Idul Adha
Selain itu, para juru sembelih halal yang bertugas di Masjid Istiqlal dipastikan telah memiliki sertifikasi sehingga proses penyembelihan berlangsung sesuai syariat Islam dan standar kebersihan yang berlaku.
“Kemudian panitianya itu nanti pakaian seragam semuanya, jadi bisa kita tandai bahwa ini legal, ini tidak legal. Kemudian juga pokoknya salah satu tempat penyembelihan yang terbaik di Jakarta itu adalah di Istiqlal,” kata dia.
(Sumber: Antara)
Arsip - Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Antara)