Ntvnews.id, Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping menandatangani deklarasi mengenai pembentukan tatanan dunia multipolar serta model baru hubungan internasional dalam pertemuan bilateral di Beijing, Rabu, 20 Mei 2026.
Penandatanganan dilakukan usai pembicaraan tingkat tinggi kedua pemimpin negara yang juga disertai dengan penandatanganan sejumlah perjanjian kerja sama guna mempererat hubungan bilateral Rusia dan China.
Dalam agenda tersebut, Putin dan Xi lebih dulu menandatangani pernyataan bersama terkait peningkatan koordinasi strategis komprehensif serta pendalaman hubungan persahabatan dan kerja sama bertetangga baik antara Rusia dan China.
Baca Juga: Putin Tiba di Beijing
Acara penandatanganan juga diwarnai momen yang tidak biasa ketika empat pejabat secara bersamaan menandatangani dua dokumen berbeda. Langkah tersebut diduga dilakukan untuk menghemat waktu karena banyaknya kesepakatan yang harus diselesaikan dalam kunjungan tersebut.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penandatanganan deklarasi dunia multipolar oleh kedua pemimpin negara tersebut. Menjelang kunjungan Putin ke China, ajudan Presiden Rusia, Yury Ushakov, menyebut deklarasi itu sebagai dokumen kebijakan setebal 47 halaman yang memuat arah hubungan bilateral Rusia-China, pandangan bersama terkait isu global, serta format utama kerja sama internasional.
Baca Juga: Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Tingkat yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Kunjungan Putin ke China berlangsung selama dua hari sejak Selasa, hanya beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyelesaikan kunjungannya ke negara tersebut. Lawatan itu juga bertepatan dengan peringatan 25 tahun Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama Bertetangga Baik antara Rusia dan China.
(Sumber: Antara)
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) berjalan bersama Presiden China Xi Jinping saat upacara penyambutan di Balai Besar Rakyat di Beijing, China (20/5/2026). (ANTARA FOTO/REUTERS/Maxim Shemetov/Pool/agr) (Antara)