Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan keputusan terkait tarif layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta akan diumumkan setelah dirinya kembali dari ibadah haji.
Saat ini, tarif sebesar Rp3.500 masih diberlakukan untuk layanan transportasi publik yang menghubungkan kawasan Blok M dengan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta tersebut. Ia mengatakan evaluasi tarif Transjabodetabek akan dilakukan setelah dirinya menyelesaikan perjalanan ibadah haji ke Tanah Suci.
"Untuk tarif dari Blok M ke Soekarno-Hatta yang Rp3.500 segera akan kami putuskan. Kapan diputuskan? Setelah pulang haji," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Diketahui, Pramono akan menunaikan ibadah haji mulai 21 Mei hingga 1 Juni 2026. Selama berada di Arab Saudi, roda pemerintahan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta akan dipimpin oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
Meski tengah menjalankan ibadah haji, Pramono memastikan pelayanan publik dan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2026 di Jakarta tetap berjalan normal.
Rute Blok M–Bandara Soetta Diresmikan Awal 2026
Bus Transjabodetabek rute Blok M - Bandara Soeatta (Ntvnews.id/Adiansyah)
Layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta resmi diluncurkan Pramono pada 12 Maret 2026 di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Kehadiran rute baru ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas konektivitas transportasi umum sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat menuju bandara internasional terbesar di Indonesia.
Pada tahap awal operasional, Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif khusus sebesar Rp3.500 selama tiga bulan pertama sebagai masa promosi.
Kebijakan tarif promo tersebut diterapkan untuk mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi umum, terutama saat mobilitas tinggi menjelang Idulfitri dan musim mudik.
Setelah masa promosi berakhir, Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan evaluasi tarif dengan kemungkinan penyesuaian harga perjalanan.
Menurut Pramono saat itu, tarif normal Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soetta nantinya diperkirakan berada di kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000 per perjalanan.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)