2 Remaja Tembak Mati 3 Pria di Masjid San Diego AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Mei 2026, 15:36
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Polisi mengungkap kronologi setelah serangan mematikan di masjid San Diego. Polisi mengungkap kronologi setelah serangan mematikan di masjid San Diego. (EPA)

Ntvnews.id, San Diego - Tiga pria tewas dalam aksi penembakan di sebuah masjid di San Diego, California, Amerika Serikat, yang diduga dilatarbelakangi kebencian terhadap umat Muslim. Polisi menyebut dua remaja yang menjadi pelaku akhirnya mengakhiri hidup mereka sendiri usai melakukan serangan tersebut.

Insiden terjadi pada Senin pagi, 18 Mei 2026 waktu setempat, di Pusat Islam San Diego. Sebelum penembakan berlangsung, ibu salah satu pelaku sempat menghubungi polisi sekitar dua jam sebelumnya. Ia melaporkan putranya pergi bersama seorang teman sambil membawa senjata dan diduga berniat bunuh diri. Demikian dilansir dari BBC, Selasa, 19 Mei 2026.

Polisi yang tengah mencari kedua remaja itu kemudian menerima laporan penembakan di area masjid sekitar pukul 11.43 waktu setempat. Saat tiba di lokasi, petugas menemukan tiga korban bersimbah darah di depan gedung.

Tak lama kemudian, muncul laporan kedua mengenai penembakan dari dalam mobil ke arah seorang tukang taman di lokasi tak jauh dari masjid. Korban selamat setelah peluru diduga memantul dari helm pengamannya.

Ketika polisi tiba di lokasi kedua, dua tersangka berusia 17 dan 18 tahun ditemukan tewas akibat luka tembak yang mereka lakukan sendiri di dalam kendaraan.

Salah satu korban tewas diketahui merupakan petugas keamanan masjid yang disebut membantu mencegah jumlah korban lebih banyak.

Baca Juga: Penembakan di Islamic Center San Diego AS Tewaskan Tiga Orang

"Bisa dibilang tindakannya heroik," kata Kepala Kepolisian San Diego Scott Wahl dalam konferensi pers. "Tidak diragukan lagi, dia menyelamatkan nyawa hari ini."

Pihak kepolisian masih menyelidiki motif penyerangan. Namun, dugaan kejahatan kebencian menguat karena target serangan merupakan masjid terbesar di San Diego County dan ditemukan catatan berisi ujaran kebencian milik salah satu tersangka.

"Tidak ada petugas yang terlibat dalam penembakan," kata Wahl.

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu pelaku meninggalkan catatan yang berisi "retorika kebencian umum dan ujaran kebencian". Meski begitu, menurutnya tidak ada ancaman spesifik terhadap masjid maupun individu tertentu.

Saat kejadian berlangsung, anak-anak masih berada di ruang kelas di kompleks Islamic Center San Diego yang juga menaungi Sekolah Al Rashid. Rekaman udara memperlihatkan para siswa dievakuasi sambil bergandengan tangan menuju area parkir.

Baca Juga: Trump Ngaku Tak Takut Usai Insiden Penembakan di Jamuan Wartawan Gedung Putih

Imam masjid, Taha Hassane, mengecam keras serangan tersebut.

"Sangatlah keterlaluan untuk menargetkan tempat ibadah," ujarnya dalam konferensi pers.

Ia menambahkan bahwa fasilitas tersebut "adalah rumah ibadah, bukan medan perang."

Gubernur California Gavin Newsom juga menyatakan terkejut atas insiden itu. Menurutnya, California "tidak akan mentolerir tindakan teror atau intimidasi terhadap komunitas beragama".

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut tragedi tersebut sebagai "situasi yang mengerikan".

"Saya telah menerima beberapa informasi awal, tetapi kami akan meninjaunya kembali dengan sangat saksama," katanya saat menghadiri acara di Gedung Putih.

Baca Juga:Puluhan Pemukim Israel Masuk Kompleks Masjid Al-Aqsa di Bawah Pengawalan Pasukan Keamanan

TERKINI

2 Remaja Tembak Mati 3 Pria di Masjid San Diego AS

Luar Negeri Selasa, 19 Mei 2026 | 15:36 WIB

Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Tingkat Tertinggi

Luar Negeri Selasa, 19 Mei 2026 | 15:20 WIB

AS Perketat Pembatasan Perjalanan untuk Cegah Penyebaran Ebola

Luar Negeri Selasa, 19 Mei 2026 | 15:10 WIB

KPK Periksa 12 Pegawai Bea Cukai terkait Kasus Dugaan Korupsi

Nasional Selasa, 19 Mei 2026 | 15:08 WIB

PM Malaysia Desak Israel Bebaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Luar Negeri Selasa, 19 Mei 2026 | 14:44 WIB

Infografik: Yuk Pilah Sampah dari Rumah

Metro Selasa, 19 Mei 2026 | 14:24 WIB
Load More
x|close