Donald Trump Belum Yakin AS dan Iran Capai Kesepakatan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mei 2026, 12:16
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
 Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Anadolu Agency/pri. Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Anadolu Agency/pri.

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengaku belum yakin apakah kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran dapat segera tercapai di tengah negosiasi terkait program nuklir dan konflik kawasan yang masih berlangsung tanpa titik terang.

Dalam keterangannya kepada koresponden BFMTV di Amerika Serikat, Trump menegaskan bahwa Iran akan menghadapi situasi serius jika gagal mencapai kesepakatan dengan Washington.

"Saya tidak tahu. Jika mereka tidak melakukannya, mereka akan menghadapi situasi yang sangat buruk. Mereka punya kepentingan untuk mencapai kesepakatan," ucapnya, dikutip Minggu, 17 Mei 2026.

Baca Juga: Xi Jinping dan Donald Trump Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Sejumlah laporan media menyebut Trump diperkirakan akan segera menentukan langkah terkait kemungkinan melanjutkan serangan terhadap rezim Iran setelah proses diplomasi dinilai belum membuahkan hasil.

Situasi memanas sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut memicu respons balasan dari Teheran yang menargetkan Israel serta sekutu AS di kawasan Teluk.

Baca Juga: Pengadilan AS Batalkan Tarif Global 10 Persen Kebijakan Donald Trump

Konflik tersebut juga berdampak pada jalur perdagangan global setelah Iran melakukan penutupan Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak paling strategis di dunia.

Upaya meredakan konflik sempat dilakukan melalui mediasi Pakistan yang menghasilkan gencatan senjata pada 8 April. Namun, pembicaraan lanjutan di Islamabad dilaporkan gagal mencapai kesepakatan permanen antara pihak-pihak yang bertikai.

Meski memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu, pemerintahan Trump disebut masih mempertahankan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar menuju maupun keluar dari pelabuhan Iran melalui Selat Hormuz.

(Sumber: Antara)

x|close