CFD Rasuna Said Ditiadakan Sementara, Kembali Digelar Juni 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mei 2026, 09:40
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Sejumlah warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) perdana di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Minggu 10 Mei 2026. ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/kye Sejumlah warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) perdana di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Minggu 10 Mei 2026. ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/kye (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk sementara waktu menghentikan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said pada Minggu, 17 Mei 2026.

Kegiatan tersebut direncanakan kembali berlangsung mulai Juni 2026 setelah sejumlah evaluasi lapangan diselesaikan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan bahwa keputusan penghentian sementara dilakukan agar berbagai kendala teknis dan fasilitas pendukung dapat segera diperbaiki sebelum kegiatan kembali dilaksanakan.

Menurut Syafrin, hasil evaluasi menunjukkan pelaksanaan HBKB di kawasan Rasuna Said memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi penyediaan ruang publik maupun kualitas lingkungan di sekitar lokasi kegiatan.

Baca Juga: CFD Rasuna Said Dihentikan Sementara: Kembali Digelar Juni 2026

“HBKB di Jalan HR Rasuna Said menambah alternatif ruang olahraga dan ruang publik bagi masyarakat. Hasil pengukuran kualitas udara di sekitar lokasi saat pelaksanaan HBKB juga tercatat lebih baik dibandingkan hari kerja,” ujar Syafrin di Jakarta pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan CFD di Rasuna Said membantu mengurangi kepadatan pengunjung di kawasan Sudirman-Thamrin yang selama ini menjadi pusat aktivitas HBKB tingkat provinsi.

Berdasarkan data Dishub DKI Jakarta, jumlah pengunjung HBKB di koridor Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin mengalami penurunan dari 29.256 orang pada Minggu, 03 Mei 2026 menjadi 13.759 orang pada Minggu, 10 Mei 2026. Jumlah tersebut berkurang sekitar 52,97 persen.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa HBKB di HR Rasuna Said dapat memecah konsentrasi penumpukan masyarakat di Sudirman-Thamrin sehingga aktivitas warga lebih tersebar,” kata Syafrin.

Meski dinilai membawa manfaat, pelaksanaan CFD pada Minggu, 10 Mei 2026 masih menyisakan sejumlah persoalan yang perlu dibenahi.

Beberapa di antaranya yakni belum tersedianya titik putar di sisi timur dan barat koridor, belum adanya pembatas jalur Transjakarta, serta masih ditemukannya parkir liar di sejumlah lokasi.

Selain itu, penataan pelaku UMKM juga menjadi perhatian karena aktivitas perdagangan meluas hingga memakan badan jalan.

Sejumlah proyek pekerjaan jalan di rute alternatif pun masih memicu kemacetan di sekitar kawasan tersebut.

Dishub DKI Jakarta turut mencatat adanya perbedaan level ketinggian jalan setelah pembongkaran tiang monorel.

Kondisi tersebut menyebabkan penumpukan aktivitas masyarakat di sekitar Plaza Festival sehingga sebagian pelari dan pesepeda terpaksa menggunakan jalur bus Transjakarta.

Syafrin memastikan seluruh kendala tersebut akan segera ditindaklanjuti bersama tim kerja HBKB lintas perangkat daerah agar pelaksanaan CFD berikutnya berjalan lebih baik.

Baca Juga: Evaluasi CFD Rasuna Said, Pramono: Akan Selesai Lebih Cepat

“Perbaikan fasilitas pendukung dan pengaturan kegiatan masyarakat akan dilakukan agar pelaksanaan HBKB di Rasuna Said berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib,” ungkap Syafrin.

Selain melakukan pembenahan fasilitas, Pemprov DKI Jakarta saat ini juga tengah menyiapkan payung hukum sebagai dasar pelaksanaan HBKB di Jalan HR Rasuna Said.

Rencananya, HBKB di koridor tersebut akan kembali digelar mulai Juni 2026 setiap hari Minggu pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.

Pemprov DKI berharap kehadiran jalur baru CFD itu dapat memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik untuk berolahraga dan berinteraksi di tengah kota.

(Sumber: Antara)

x|close