Anggota Polda Lampung Gugur Ditembak Saat Gagalkan Aksi Curanmor, Pelaku Diburu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Mei 2026, 14:32
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Bripka Arya Supena yang Ditembak Curanmor Bripka Arya Supena yang Ditembak Curanmor (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Duka mendalam menyelimuti jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Lampung setelah seorang anggota Dit Intelkam gugur saat menjalankan tugas. Bripka (Anumerta) Arya Supena, S.H., meninggal dunia usai ditembak ketika berupaya menggagalkan dugaan aksi pencurian sepeda motor di kawasan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di depan sebuah toko di Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu. Berdasarkan informasi kepolisian, Arya Supena saat itu tengah menjalankan tugas dan melintas di lokasi menggunakan sepeda motor ketika melihat dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan.

Kedua pria tersebut diduga sedang berusaha merusak kunci stang motor milik warga berinisial NM. Menyadari adanya dugaan tindak kejahatan, Arya disebut berinisiatif menghampiri dan mencoba menghentikan aksi pelaku.

Namun situasi berubah mencekam ketika salah satu terduga pelaku tiba-tiba melepaskan tembakan dari jarak dekat. Peluru mengenai bagian kepala korban hingga membuat anggota polisi tersebut terkapar di lokasi.

Arya sempat mendapatkan penanganan medis darurat setelah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Sayangnya, nyawanya tidak berhasil diselamatkan akibat luka tembak serius yang dialaminya.

Kepergian Arya meninggalkan duka mendalam bagi institusi Polri. Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda dan sejumlah pejabat utama Polda Lampung menghadiri langsung prosesi penghormatan terakhir sekaligus pemakaman kedinasan yang digelar pada Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga: Selamat! Alyssa Daguise Melahirkan Anak Pertama, Al Ghazali Resmi Jadi Ayah

Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan keberaniannya, Polri memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada Arya Supena menjadi Bripka Anumerta.

“Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan keberanian almarhum, institusi Polri memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Bripka Anumerta. Jenazah dilepas dari rumah duka dengan prosesi pemakaman kedinasan Polri yang dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta rekan sejawat dari jajaran Polda Lampung. Upacara pemakaman secara kedinasan dengan inspektur upacara Direktur Intelkam Polda Lampung,” ujar Yuni.

Suasana haru menyelimuti pemakaman ketika tembakan salvo dilepaskan sebagai penghormatan terakhir bagi anggota Bhayangkara yang gugur dalam menjalankan tugas menjaga keamanan masyarakat.

Juru bicara kepolisian, Yuni, menyebut Polda Lampung kehilangan sosok anggota berdedikasi tinggi yang rela mempertaruhkan nyawa demi melindungi masyarakat dari tindak kriminal.

"Polda Lampung kehilangan salah satu putra terbaiknya. Almarhum adalah teladan bagi kita semua, yang tidak ragu mempertaruhkan nyawa demi menjalankan tugas dan melindungi hak masyarakat. Kami pastikan tim gabungan akan menangkap pelaku," tegas Yuni.

Saat ini, aparat kepolisian masih memburu dua pelaku penembakan. Tim gabungan disebut telah diterjunkan untuk mengumpulkan alat bukti di lokasi kejadian sekaligus memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

“Pihak Polda Lampung saat ini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap kedua pelaku. Mengumpulkan bukti-bukti di TKP serta memeriksa sejumlah saksi saksi,” tambah Yuni.

Polda Lampung memastikan proses pengejaran terus dilakukan demi membawa pelaku ke hadapan hukum, sekaligus memberikan keadilan bagi anggota polisi yang gugur saat menggagalkan aksi kejahatan.

x|close