Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menyebut guru honorer sebagai “sampah negara”.
Unggahan tersebut menyertakan pernyataan yang menyebut bahwa jika ingin melihat “sampah negara”, maka lihatlah guru honorer.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Megawati Soekarnoputri ingatkan kalo mau lihat sampah negara maka lihatlah guru honorer karena merekalah sampah negara”
Baca Juga: Megawati Terima Dubes Qatar di Kediamannya, Bahas Budaya hingga Undangan Kunjungan
Namun, benarkah Megawati menyampaikan pernyataan tersebut?
Unggahan yang menarasikan Megawati menyebut guru honorer sebagai sampah negara. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook) (Antara)
Penjelasan:
Hasil penelusuran, Rabu, 6 Mei 2026, menunjukkan tidak ada pernyataan resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Selain itu, foto yang digunakan dalam unggahan ternyata tidak berkaitan dengan narasi yang beredar. Gambar tersebut serupa dengan unggahan Instagram Puan Maharani yang mendokumentasikan momen saat Megawati menerima gelar Doktor Kehormatan dari Princess Nourah bint Abdulrahman University di Riyadh, Arab Saudi, pada 9 Februari 2026.
Dengan demikian, tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa Megawati pernah menyebut guru honorer sebagai “sampah negara”.
Baca Juga: Cek Fakta: Prabowo Kerahkan Alutsista untuk Serang Malaysia dan Singapura
Informasi yang menyatakan Megawati Soekarnoputri menyebut guru honorer sebagai “sampah negara” adalah tidak benar atau hoaks.
Rating: Hoaks
(Sumber: Antara)
Arsip - Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam orasi kebangsaan pada pengukuhan Arief Hidayat sebagai Profesor Emeritus Bidang Hukum Tata Negara di Universitas Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/5/2026). ANTARA/HO-DPP PDIP/am. (Antara)