Ntvnews.id
Unggahan tersebut menampilkan potongan video yang seolah-olah memperlihatkan Prabowo mengakui bahwa janji kampanye yang disampaikannya tidak benar.
“Ternyata janji ini janji itu waktu kampaye itu bohong
Astaga naga, kalau pemimpin sudah berani berbohong kepada rakyat,,terus apa yg diharapkan untuk kebaikan bangsa ini”
Namun, benarkah Prabowo mengaku membohongi rakyat saat kampanye?
Baca Juga: Kemendagri Siap Bahas RUU Pemilu Bersama DPR
Unggahan yang menarasikan Prabowo mengaku bohongi rakyat saat kampanye Pilpres. Faktanya, pernyataan dalam video aslinya tidak sesuai dengan narasi judul. (Facebook) (Antara)
Berdasarkan penelusuran, Kamis, 30 April 2026, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun pemberitaan dari sumber kredibel yang menyebutkan bahwa Prabowo Subianto pernah mengakui membohongi rakyat.
Video yang beredar diketahui merupakan potongan dari tayangan Kompas TV berjudul “Prabowo Bantah Akan Naikan Gaji Guru Hingga Rp 20 juta” yang diunggah pada 21 November 2018.
Dalam konteks aslinya, Prabowo justru membantah pernah menjanjikan kenaikan gaji guru hingga Rp20 juta jika terpilih pada Pilpres 2019.
Baca Juga: Prabowo Heran Program MBG Dikaitkan dengan Kepentingan Pilpres 2029
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menyampaikan janji politik yang tidak realistis kepada masyarakat.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Prabowo mengaku membohongi rakyat saat kampanye merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
(Sumber: Antara)
Arsip - Presiden Prabowo Subianto dalam peninjauan ke SMAN 1 Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden (Antara)