Pengurus KAUP FHUP Dilantik, Sayuti Abubakar Siap Berdayakan Alumni-Mahasiswa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mei 2026, 19:37
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Pelantikan pengurus Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) Komisariat Fakultas Hukum Universitas Pancasila periode 2026-2030. Pelantikan pengurus Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) Komisariat Fakultas Hukum Universitas Pancasila periode 2026-2030.

Ntvnews.id, Jakarta - Pengurus Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) Komisariat Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FHUP) periode 2026-2030 resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di kompleks Gedung Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ketua Umum KAUP FHUP, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyatakan bahwa kekuatan utama organisasi alumni terletak pada konektivitas antaranggotanya, bukan pada konsep yang dianggap ideal semata. Karenanya Sayuti berharap hal itu bisa diterapkan pada organisasi yang ia nahkodai.

"Sebagaimana saya sampaikan tadi, yang namanya paguyuban itu enggak ada yang ideal sebenarnya. Yang paling penting ini bagaimana membangun koneksi antara alumni sehingga mereka bisa bersilaturahmi. Dengan bersilaturahmi, mereka bisa saling memberi manfaat," ujar Sayuti.

Menurutnya, KAUP sebagai wadah alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum. Hal tersebut akan diwujudkan melalui berbagai program pelatihan, pendidikan, dan edukasi yang berkelanjutan.

"Sebagai ini kan keluarga alumni dari Fakultas Hukum, jadi kita juga punya kewajiban nanti dan juga program kerja kita bagaimana kita bisa memberikan latihan, berbagai macam pendidikan, edukasi kepada jadinya sesuatu," tuturnya.

"Bagaimana ke depannya bisa berjalan, rata-rata dalam (alumni) Fakultas Hukum profesinya itu kan profesor-profesor yang sudah jaksa, hakim, advokat dan lainnya. Sehingga kita bisa memberikan edukasi kepada mereka (mahasiswa hukum atau masyarakat), bagaimana mereka (para alumni) bisa menjalankan profesinya itu dengan penuh keteguhan," imbuh Sayuti.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya program yang menyasar lulusan baru. Sayuti menyebut, pembentukan karakter menjadi fondasi utama sebelum program kerja dijalankan secara luas.

"Kita akan, sebagaimana janji kita kemarin, kita akan melaksanakan pelatihan untuk profesi yang paling cepat. Yang paling bisa dilakukan itu adalah di mahasiswa yang baru lulus. Terus, nanti yang paling penting itu sebelumnya kita ada karakter dulu, supaya kita atur template-nya seperti apa, program kerjanya apa," papar Sayuti yang juga Wali Kota Lhokseumawe.

Dalam kesempatan yang sama, Pjs. Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Dr. Lisda Syamsumardia, S.H., M.H., menilai penting kolaborasi antara institusi pendidikan dengan alumni dalam mencetak lulusan hukum yang siap bersaing di dunia profesional.

"Kita terus bersinergi dalam hal ini, salah satunya adalah kita itu harus siap mencetak mahasiswa-mahasiswa yang berprofesi hukum yang siap di dunia kerja. Nah, itu tidak cukup hanya kita mengajarkan teori, tapi juga kita mengajarkan praktik," ujar Lisda.

Ia menambahkan, keterlibatan alumni yang telah berpengalaman di sektor hukum menjadi faktor penting dalam memperkuat pembelajaran berbasis praktik di kampus.

"Nah, dengan adanya alumni-alumni yang sudah berkiprah di dunia hukum, di luar gitu ya, mereka harus berkontribusi dengan membuka nanti magang-magang, misalnya magang di pengadilan, di kejaksaan, di law firm, seperti itu. Nah, ini akan memberikan manfaat untuk mahasiswa, dia nanti ke luar sana," tuturnya.

Adapun pelantikan ini menjadi momentum penting bagi KAUP FHUP untuk bertransformasi dari sekadar paguyuban menjadi jaringan profesional yang adaptif. Di tengah kompleksitas dunia hukum, pendekatan berbasis koneksi, peningkatan kompetensi, serta penguatan karakter dinilai menjadi kunci menjaga relevansi organisasi.

Lebih lanjut, dengan kepemimpinan baru dan arah program yang lebih terukur, KAUP FHUP menargetkan peran yang lebih nyata dalam mendukung alumni dan mahasiswa. Fokusnya bukan pada kesempurnaan konsep, melainkan pada implementasi yang berdampak langsung.

x|close