Ahli Gizi Ingatkan Peralihan Pola Makan dari Ramadhan ke Lebaran Perlu Dikelola dengan Baik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 03:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi Hidangan Lebaran. ANTARA/Siti Zulaikha Ilustrasi Hidangan Lebaran. ANTARA/Siti Zulaikha (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Perubahan pola makan dari masa berpuasa selama Ramadhan menuju momen bersantap saat Lebaran perlu dilakukan secara bertahap agar tidak memicu gangguan kesehatan. Anggota Herbalife Nutrition Advisory Board Prof. Dr. Rimbawan mengingatkan bahwa banyak orang cenderung langsung kembali pada kebiasaan makan sebelumnya setelah sebulan menjalani puasa.

“Peralihan dari berpuasa ke bersantap dapat menjadi tantangan bagi kesehatan kita. Setelah mengakhiri puasa, banyak orang segera kembali pada kebiasaan makan sebelumnya, bahkan secara berlebihan seperti makan terlalu banyak serta mengonsumsi makanan tinggi kalori, lemak, gula, dan garam,” ujar Rimbawan dalam keterangan di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.

Baca Juga: 10 Tips Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah Kanker

Ia menjelaskan bahwa setelah berpuasa selama sekitar satu bulan, sistem pencernaan belum tentu siap untuk langsung menerima makanan berat yang tinggi lemak dan gula.

Jika tidak diatur dengan baik, kondisi tersebut dapat memicu gangguan pencernaan seperti diare serta meningkatkan risiko penyakit tidak menular, di antaranya Obesitas, Hipertensi, dan Penyakit jantung.

Selain itu, ia menuturkan bahwa sejumlah penelitian menunjukkan perubahan pola makan dan gaya hidup yang drastis dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti obesitas dan Diabetes, terutama jika disertai kebiasaan makan berlebihan selama masa libur Lebaran.

Untuk menghindari risiko tersebut, masyarakat disarankan menyesuaikan kembali pola makan secara bertahap setelah Ramadan dengan tetap mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang terdiri dari sayur, buah, karbohidrat, lemak sehat, dan protein. Asupan protein dinilai penting untuk membantu memperbaiki jaringan tubuh, mengontrol nafsu makan, serta menjaga kesehatan otot.

Baca Juga: 7 Cara Cerdas Menjaga Pola Makan Sehat Saat Idul Adha

Selain menjaga pola makan, masyarakat juga dianjurkan tetap melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki atau olahraga ringan, mengontrol porsi makan, dan berhenti makan ketika sudah merasa cukup kenyang. Menjaga kecukupan cairan tubuh, tidur yang cukup, serta mengelola stres juga penting untuk mempertahankan kesehatan selama masa Lebaran.

Rimbawan menambahkan bahwa nutrisi seperti asam lemak omega-3, vitamin D, antioksidan, serta protein yang mengandung asam amino triptofan dapat membantu menjaga kesehatan mental. Ia juga mengingatkan bahwa salah satu tantangan saat Lebaran adalah sulit menolak berbagai hidangan yang biasanya tinggi lemak dan gula.

“Pertahankan gaya hidup sehat dan nikmati Lebaran secara seimbang untuk mengurangi risiko penyakit kronis. Gaya hidup sehat juga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup serta membuat kita lebih produktif,” kata Rimbawan.

(Sumber: Antara)

x|close