Mentrans Ungkap Indonesia Akan Belajar ke China Tekan Kemiskinan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Apr 2026, 20:11
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan rencana kerja sama dengan pemerintah China dalam upaya mempelajari strategi pengentasan kemiskinan.  Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan rencana kerja sama dengan pemerintah China dalam upaya mempelajari strategi pengentasan kemiskinan. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan rencana kerja sama dengan pemerintah China dalam upaya mempelajari strategi pengentasan kemiskinan. 

Hal itu disampaikan usai pertemuannya dengan Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta Selatan, Senin 13 April 2026.

Iftitah menyebut, dalam waktu dekat pemerintah China akan mengundang Kementerian Transmigrasi untuk mengirimkan tim ahli ke negara Tirai Bambu.

Tim ini nantinya terdiri dari berbagai unsur, mulai dari pegawai kementerian hingga akademisi dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Baca juga: Mentrans Ungkap China Siap Jadi Pembeli Durian Indonesia

"Insya Allah dalam waktu dekat, pemerintah Tiongkok mengundang Kementerian Transmigrasi untuk mengirim para ahli dari, satu, terdiri dari pegawai Kementerian Transmigrasi, kemudian yang kedua itu adalah dari para akademisi di 10 top universitas Indonesia," ucap Iftitah.

Ia menjelaskan, 10 universitas terkemuka di Indonesia, di antaranya Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Hasanuddin (Unhas).

Selain itu, beberapa perwakilan transmigran juga akan turut serta dalam kunjungan tersebut untuk mendapatkan pengalaman langsung terkait program pengentasan kemiskinan di China.

Baca juga: Wamentrans Salurkan Bantuan Infrastruktur dan Rehabilitasi Sekolah di Sumalata

Menurutnya, langkah ini penting mengingat keberhasilan China dalam menekan angka kemiskinan meski memiliki jumlah penduduk yang sangat besar.

"Nanti beberapa perwakilan transmigran berangkat ke Tiongkok untuk mempelajari bagaimana cara mengatasi kemiskinan yang ada di Indonesia," ungkap Iftitah.

"Jadi kita tahu bahwa penduduk Tiongkok lebih dari 1,4 miliar tetapi hampir tidak ada kemiskinan di Tiongkok saat ini. Itulah yang ingin kami pelajari," tandasnya.

x|close