Stok Masih Terbatas, Harga BBM Shell Turun ke Rp12.050 per Liter

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Feb 2026, 14:15
thumbnail-author
Okky Tri Nugroho
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Warga melintas di SPBU Shell di Jalan Menteng Raya, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Warga melintas di SPBU Shell di Jalan Menteng Raya, Jakarta, Kamis (27/11/2025). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Meskipun ketersediaan stok masih terbatas di sejumlah lokasi, harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Shell tercatat mengalami penurunan mulai 1 Februari 2026. Salah satu jenis BBM yang turun adalah Shell Super, yang kini dibanderol Rp12.050 per liter, lebih rendah dibandingkan harga Januari 2026 sebesar Rp12.700 per liter.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Shell Indonesia yang dipantau di Jakarta, Minggu, 1 Februari 2026, BBM jenis Shell Super di wilayah Jakarta dapat ditemukan antara lain di SPBU Shell Semper-1, Jakarta Utara.

Selain Shell Super, beberapa produk BBM Shell lainnya juga mengalami penyesuaian harga. Shell V-Power yang sebelumnya dijual seharga Rp13.190 per liter, kini turun menjadi Rp12.500 per liter.

Penurunan harga juga terjadi pada Shell V-Power Diesel. BBM jenis ini mengalami penyesuaian sebesar Rp260 per liter, dari Rp13.860 per liter pada Januari 2026 menjadi Rp13.600 per liter mulai 1 Februari 2026.

Sementara itu, Shell V-Power Nitro+ tercatat turun dari Rp13.480 per liter pada Januari 2026 menjadi Rp12.720 per liter per 1 Februari 2026.

Di sisi lain, PT Pertamina (Persero) turut melakukan penyesuaian harga BBM di sejumlah wilayah yang berlaku mulai 1 Februari 2026.

Di kawasan Jabodetabek, harga Pertamax (RON 92) turun menjadi Rp11.800 per liter dari sebelumnya Rp12.350 per liter. Penurunan serupa juga terjadi pada Pertamax Green (RON 95) yang kini dipatok Rp12.450 per liter, turun dari Rp13.150 per liter pada Januari 2026.

Pertamax Turbo (RON 98) juga mengalami penurunan harga dari Rp13.400 per liter menjadi Rp12.700 per liter.

Baca juga: Shella Saukia Keracunan Makanan dan Dilarikan ke RS Singapura

Produk Pertamina Dex Series di wilayah tersebut turut mengalami koreksi harga. Dexlite (CN 51) kini dijual Rp13.250 per liter, turun dari Rp13.500 per liter pada Januari 2026.

Sementara itu, harga Pertamina Dex (CN 53) juga mengalami penurunan dari Rp13.600 per liter menjadi Rp13.500 per liter.

Adapun BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan harga. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar bertahan di harga Rp6.800 per liter.

(Sumber: Antara)

Sumber Antara

x|close