Menkeu Purbaya Yakin IHSG Bangkit dan Kembali Menguat Saat Pembukaan Senin Nanti

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Feb 2026, 10:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencananya untuk merotasi 70 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencananya untuk merotasi 70 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Senin, 2 Februari 2026 akan keluar dari zona merah dan bergerak menguat ke area hijau.

“Enggak (kebakaran). Pasti bergerak naiklah,” ujar Purbaya kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu, 31 Janauri 2026 malam.

Ia menjelaskan, kekhawatiran yang sempat melanda pasar dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh dinamika di internal manajemen bursa yang menimbulkan ketidakpastian, terutama setelah Iman Rachman mengundurkan diri dari posisi Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Namun demikian, Purbaya menegaskan bahwa BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memiliki sistem tata kelola yang memungkinkan proses pergantian pejabat berlangsung cepat dan tertib, sehingga tidak mengganggu manajemen maupun operasional bursa.

Baca Juga: Pemerintah Tegaskan Dukungan bagi BEI dan Aparat Hukum Tindak Pemain Saham Gorengan

“Kalau sudah begitu, mereka (pasar) akan melihat fundamentalnya, kan. Fundamental ekonominya bagus. Saya perbaiki terus dan akan membaik terus ke depan. Tahun ini mungkin ekonominya bisa saya dorong mendekati 6 persen,” ujar Menkeu.

Purbaya juga meyakini IHSG masih memiliki ruang penguatan yang signifikan, seiring dengan siklus bisnis yang lazimnya kembali naik setelah mencapai titik terendah.

Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya koreksi. Namun, Bendahara Negara itu menilai peluang pelemahan lanjutan relatif kecil.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa saat ini waktu yang tepat bagi investor untuk membeli saham.  <b>(Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)</b> Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa saat ini waktu yang tepat bagi investor untuk membeli saham. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

“Kalau peluang (koreksi), kemungkinan selalu ada. Cuma saya pikir peluangnya kecil. Fondasi (ekonomi) bagus, respons kebijakan dari bursa maupun OJK cepat, nggak ada kekacauan. Harusnya ini akan merupakan modal yang kuat sekali untuk tumbuh lebih kencang,” tutur Purbaya.

Sebelumnya, pada Jumat, 30 Januari 2026, sejumlah pejabat tinggi di sektor keuangan secara beruntun mengumumkan pengunduran diri dalam satu hari. Pada pagi hari, Iman Rachman menyatakan mundur dari jabatan Direktur Utama BEI.

Kemudian pada Jumat sekitar pukul 18.30 WIB, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bersama dua pejabat tinggi bidang pasar modal turut mengumumkan pengunduran diri. Langkah tersebut disusul oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, sebagaimana disampaikan melalui siaran pers pada pukul 21.00 WIB.

Baca Juga: Prabowo Sampaikan Pesan ke Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh

Sebagai tindak lanjut, OJK pada Sabtu, 31 Januari 2026, menetapkan Friderica Widyasari Dewi, yang menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

Selain itu, OJK juga menunjuk Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

Sementara itu, BEI dijadwalkan mengumumkan Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama sebelum pembukaan perdagangan Bursa pada Senin, 2 Februari 2026.

x|close