IHSG Dibuka Melemah, Rupiah Turun Rp16.354 per Dolar AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Agu 2025, 10:20
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pegawai memotret layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/4/2023). Pegawai memotret layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/4/2023). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom/aa.)


Ntvnews.id
, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat 29 Agustus 2025 bergerak melemah seiring adanya sentimen dari domestik maupun global.

Dikutip dari Antara, IHSG dibuka melemah 88,58 poin atau 1,11 persen ke posisi 7.863,51.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,66 poin atau 1,19 persen ke posisi 801,91.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi melemah menuju support level 7.900 pada perdagangan Jumat,” ujar Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya.

Baca juga: Harga Emas di Pegadaian 29 Agustus 2025: Galeri24, Antam dan UBS Naik Lagi

Dari dalam negeri, ribuan buruh melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI, Jakarta pada Kamis (28/08). Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut ada enam tuntutan yang disampaikan buruh, beberapa diantaranya yakni menuntut untuk menghapus sistem outsourcing hingga menolak kebijakan upah murah.

Aksi demo ribuan buruh berakhir ricuh, terutama setelah adanya kejadian yang menimpa pengemudi ojek online (ojol) di Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/08) malam.

Dari kawasan Asia, pelaku pasar menantikan data Consumer Confidence Jepang periode Agustus 2025, yang diperkirakan sedikit turun pada level 33,5 dari sebelumnya 33,7 pada Juli 2025 yang juga mengalami penurunan dari bulan sebelumnya.

Pelaku pasar juga mencermati langkah bank sentral Korea Selatan yang mempertahankan suku bunga acuan tetap pada level 2,5 persen untuk kedua kalinya secara berturut-turut, sesuai dengan perkiraan pasar.

Selain itu, pelaku pasar mencermati dampak dari pemberlakuan tarif impor Amerika Serikat (AS) sebesar 50 persen terhadap India. PM India Narendra Modi akan melakukan tur ke Asia mulai Kamis (28/08) untuk bertemu para pemimpin China, Jepang, dan Rusia, di tengah meningkatnya tekanan akibat kebijakan tarif tinggi Presiden Trump terhadap ekspor India.

Dari kawasan Eropa, Jerman akan merilis data Retail Sales Juli 2025 yang diperkirakan turun 0,4 persen (mtm) dari sebelumnya naik 1 persen pada Juni 2025, dan akan dirilis data inflasi Jerman periode Agustus 2025 yang diperkirakan menjadi 2,1 persen dari 2 persen pada Juli 2025.

Pada Kamis (28/08), Inggris, Prancis dan Jerman meluncurkan proses 30 hari untuk menerapkan kembali sanksi PBB terhadap Iran atas program nuklirnya, sebuah langkah yang kemungkinan akan memicu ketegangan geopolitik.

Baca juga: Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 29 Agustus 2025: Cek Lokasi dan Waktunya

Dari mancanegara, Produk Domestik Bruto (PDB) AS pada kuartal II-2025 tumbuh 3,3 persen quartal on quartal (qoq), dari estimasi sebelumnya 3 persen (qoq), serta capaian minus 0,5 persen (qoq) pada kuartal I-2025.

Perekonomian AS yang tumbuh lebih tinggi, menambah ketidakpastian menjelang pertemuan The Fed pada September 2025. Selanjutnya, pelaku pasar akan mencermati data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index yang akan dirilis Jumat (29/08).

Pada perdagangan Kamis (28/08), bursa saham Eropa ditutup variatif, diantaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,111persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,42 persen, indeks DAX Jerman turun 0,03 persen, serta indeks CAC Prancis menguat 0,24 persen.

Sementara itu, bursa saham AS di Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (28/08), diantaranya indeks S&P menguat 0,32 persen ke level 6.501,86, indeks Nasdaq Composite naik 0,53 persen ke 21.705,16, serta indeks Dow Jones Industrial Average naik 71,67 poin atau 0,16 persen ke 45.636,90.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 176,29 poin atau 0,41 persen ke 42.652,00, indeks Shanghai menguat 16,58 poin atau 0,44 persen ke 3.860,30, indeks Hang Seng menguat 180,68 poin atau 0,73 persen ke 25.199,55, dan indeks Strait Times menguat 9,00 poin atau 0,21 persen ke 4.262,00.

Sementara itu, nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Jumat (29/8) di Jakarta melemah sebesar 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.354 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.353 per dolar AS.

x|close