Rupiah Masih Bertahan di Kisaran Rp18.100 per Dolar AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Okt 2026, 09:57
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Arsip - Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). Arsip - Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026.

Adapun mata uang Garuda bergerak menguat 14 poin​ atau 0,08 persen menjadi Rp18.123 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.137 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan pergerakan rupiah masih berpeluang menguat tipis.

"Ruiah dibuka menguat tipis didukung oleh penurunan besar pada indeks dolar AS pasca data inflasi AS yang kurang lebih sesuai dengan perkiraan," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Jumat 30 Oktober 2026.

Baca juga: Bos BI Respons Rupiah Diproyeksi Tembus Rp22 Ribu per Dolar AS

Lebih lanjut, Lukman menyebut menguatan rupiah masih terbatas seiring melonjaknya Harga minyak dunia yang mencapai level tertinggi.

"Harga minyak dunia yang kemabli melonjak mencapai level tertinggi baru dalam sebulan akan membatasi penguatan rupiah," ungkap Lukman.

Kemudian perhatian pasar masih tertuju pada pergerakan pasar saham domestik, dimana arus modal asing yang keluar menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pergerakan rupiah.

"Sentimen yang masih lemah di pasar ekuitas domestik juga terus membebani," lanjutnya.

Baca juga: Hashim Wanti-wanti Rupiah Bisa Melemah hingga Rp22 Ribu per Dolar AS

Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp18.100 hingga Rp18.200 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.