Kata PM Singapura Lawrence Wong Usai Indonesia Pangkas Ekspor Gas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Okt 2026, 13:43
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis & Editor
Bagikan
PM Singapura Lawrence Wong PM Singapura Lawrence Wong (CNA)

Ntvnews.id, Jakarta - Perdana Menteri (PM) Singapura, Lawrence Wong memberikan tanggapan terkait pemangkasan pasokan ekspor gas dari Indonesia yang diberlakukan pada Sabtu kemarin, 24 Oktober 2026.

Seperti dilansir Channel News Asia (CNA), Minggu 25 Oktober 2026, Lawrence Wong mengatakan bahwa Singapura berharap pihaknya tetap menjalankan sesuai kontrak yang sudah disepakati.

"Kami berharap semua pihak menghormati komitmen mereka. Importir gas Singapura akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingannya berdasarkan kontrak tersebut," kata Lawrence Wong.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mengumumkan pemenang lelang enam Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Tahap I Tahun 2026. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mengumumkan pemenang lelang enam Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Tahap I Tahun 2026.

Lawrence Wong mengatakan lebih lanjut bahwa pihaknya telah mengantisipasi terkait hal tersebut melalui investasi terminal gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG). Hal tersebut membuat Singapura dapat mengimpor gas dari berbagai negara.

Baca Juga: IMF Peringatkan Risiko AI, Negara Berkembang dan Pekerja Muda Terancam Tertinggal

"Kita tidak seharusnya mengesampingkan suatu pilihan hanya karena sulit atau kontroversial," beber Lawrence Wong.

"Kita harus menilai risiko dan manfaatnya dengan hati-hati, berkonsultasi dengan masyarakat Singapura, dan akhirnya membuat keputusan yang tepat untuk menjaga masa depan energi kita," sambung dia.

Diberitakan sebelumnya, melalui Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto mengumumkan bahwa Indonesia telah mengurangi ekspor gas ke Singapura per Sabtu.

x|close