Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatatkan capaian positif realisasi investasi pada semester pertama tahun 2026. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan, menyampaikan bahwa total investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang periode tersebut mencapai Rp1.010,6 triliun.
Capaian investasi tersebut memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja. Tercatat sebanyak 1.448.000 orang berhasil diserap sebagai tenaga kerja baru.
Nurul Ichwan menegaskan bahwa angka penyerapan tenaga kerja ini murni berasal dari sektor riil melalui investasi langsung, bukan rekrutmen pegawai dari sektor pemerintah. Pekerjaan tersebut diserap oleh proyek-proyek investasi dari investor dalam negeri maupun investor asing di Indonesia.
Baca Juga: BKPM: Realisasi Investasi 2025 Lampaui Target, Serap 2,71 Juta Tenaga Kerja
"Pencatatannya dilakukan secara transparan per proyek melalui laporan resmi yang disampaikan oleh perusahaan kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM berupa Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM)," ujar Nurul Ichwan dalam keterangannya, Kamis, 8 Oktober 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam kurun waktu lima tahun terakhir, penyerapan tenaga kerja dari investasi langsung menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dengan pertumbuhan rata-rata mencapai 22,4%.
Kehadiran investasi di Indonesia terbukti memiliki peran yang sangat krusial. Selain membawa modal serta alih teknologi dan pengetahuan, investasi yang terwujud dalam bentuk proyek dan kegiatan usaha secara nyata terus menciptakan kesempatan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan, menyampaikan paparan terkait realisasi investasi semester pertama tahun 2026 yang mencapai Rp1,010,6 triliun serta berhasil menyerap 1.448.000 tenaga kerja baru di sektor riil.