Menkeu Suahasil Temui Gubernur BI Destry, Bangun Kerja Sama Lima Pilar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Sep 2026, 20:52
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyambangi kantor Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti guna memperkuat koordinasi dan sinergi kebijakan fiskal dan moneter, Kamis 24 September 2026. Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyambangi kantor Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti guna memperkuat koordinasi dan sinergi kebijakan fiskal dan moneter, Kamis 24 September 2026. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyambangi kantor Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti guna memperkuat koordinasi dan sinergi kebijakan fiskal dan moneter, Kamis 24 September 2026.

Bendahara Negara itu menyampaikan apresiasi kepada BI yang selama ini terus membangun sinergi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan pemerintah.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia yang selama ini terus memberikan sinergi yang luar biasa dengan Kementerian Keuangan dan pemerintah," ucap Suahasil. 

Suahasil menegaskan, penguatan koordinasi tersebut diarahkan untuk memastikan sektor-sektor produktif dalam perekonomian terus bergerak.

Baca juga: Purbaya Diganti Suahasil, Bakom RI: Ibarat Mbappé Abis Cetak Gol Lalu Diganti Pelatih

"Saya menyampaikan bahwa kita berharap koordinasi sinergi akan terus berlanjut, baik dalam konteks bilateral, BI dan Kementerian Keuangan, maupun dalam konteks komite stabilitas sektor keuangan yang terdiri dari Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Destry mengatakan sinergi antara BI dan Kemenkeu akan dilakukan melalui lima pilar utama.

Pilar pertama adalah menjaga pertumbuhan ekonomi dengan mengoptimalkan instrumen kebijakan fiskal dan moneter.

Pilar kedua mengenai sinergi penguatan ketahanan sektor eksternal untuk menghadapi gejolak global, baik dari sisi perdagangan internasional maupun aliran modal asing.

"Untuk mendorong masuknya aliran modal asing ini kita coba sinergikan termasuk kebijakan kita terkait insentif yang kita berikan untuk dana asing yang masuk ke pasar domestik kita, maka kita gunakan underlying untuk pembelian SBN juga termasuk SRBI, saham dan pinjaman luar negeri," ungkap Destry.

Baca juga: Kabar Hoaks! Suahasil Tak Lantik Ulang 14 Pejabat yang Dicopot Purbaya, Ini Penjelasan Kemenkeu

Ketiga terkait sinergi menjaga kecukupan likuiditas di sistem perekonomian, baik itu di pasar uang, perbankan, maupun perekonomian secara umum.

"Ada fenomena tingginya suku bunga deposito di bank-bank sehingga itu mendorong cost of fund. Dan menteri keuangan melihat ini kalau terkait BLU dari pemerintah tentu ada satu imbauan untuk tidak jor-joran dalam permintaan suku bunga, ini kita bicarakan juga," lanjutnya.

Keempat, sinergi penanganan inflasi melalui tim pengendali inflasi di pusat maupun daerah.

Kelima, koordinasi dalam upaya pendalaman pasar uang supaya transmisi kebijakan berjalan dengan lancar dan untuk memperluas sumber pertumbuhan ekonomi.

x|close