Ntvnews.id, Jakarta - Akses internet di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) tak hanya membantu masyarakat memperoleh layanan pemerintahan dan kesehatan. Kehadiran konektivitas juga membuka peluang lebih luas bagi dunia pendidikan, salah satunya dirasakan oleh guru dan siswa di MTs Negeri 1 Bima.
Di sekolah tersebut, internet telah dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar. Guru dapat menggunakan berbagai media pembelajaran digital, termasuk untuk menyampaikan materi maupun membuat evaluasi bagi siswa.
Salah satu guru MTs Negeri 1 Bima, Nur Amantillah mengatakan, internet membantu proses pembelajaran menjadi lebih variatif. Dalam kegiatan belajar, guru dapat menggunakan platform digital untuk memberikan materi sekaligus membuat soal evaluasi yang dapat dikerjakan siswa.
“Untuk saat ini khusus di jam saya ini sedang materi Sejarah Kebudayaan Islam. Media pembelajaran ini tersedia materi maupun untuk evaluasi,” ujar Nur dalam program Abraham yang tayang di Nusantara TV, Senin, 21 September 2026.
Pemanfaatan internet juga diterapkan dalam kegiatan penugasan. Siswa dapat membawa telepon seluler untuk mengakses jaringan internet sekolah dengan sejumlah batasan yang telah ditetapkan. Guru juga dapat memantau perkembangan pengerjaan tugas para siswa.
Selain kegiatan belajar reguler, jaringan internet dimanfaatkan dalam berbagai program sekolah, termasuk program teknologi informasi dan multimedia. Siswa juga dapat menggunakan koneksi internet untuk mengunduh materi pembelajaran maupun mencari referensi tambahan melalui berbagai sumber digital.
Bagi siswa, kemudahan mengakses internet membuat sumber belajar menjadi lebih beragam. Mereka tidak hanya mengandalkan buku atau penjelasan guru di kelas, tetapi juga dapat mencari buku digital dan referensi lain untuk membantu memahami materi yang belum dipahami.
“Internet, apalagi buku-buku digital bisa dicari di internet. Menurut saya itu sangat membantu banget. Karena terkadang buku atau guru yang menjelaskan pelajaran masih ada yang kurang atau bahkan tidak masuk. Jadi dengan internet atau buku-buku digital seperti itu menurut saya sangat membantu,” kata salah seorang siswa.
Koordinator Intervensi Infrastruktur TIK BAKTI, Faisal Arman Syam, mengatakan kehadiran akses internet juga mendorong masyarakat untuk semakin cepat beradaptasi dengan teknologi digital. Menurutnya, peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan internet kemudian turut mendorong munculnya kebutuhan terhadap layanan yang lebih baik.
“Dalam perjalanan ini kami sendiri belajar bahwa memang orang yang tadinya excited begitu mendapatkan bantuan internet bakti, cepat belajarnya. Karena kecepatan belajar tersebut akhirnya kebutuhannya makin meningkat,” ujar Faisal.
Karena itu, peningkatan kualitas layanan terus dilakukan agar manfaat konektivitas dapat dirasakan secara lebih optimal. Pihak sekolah juga berharap dukungan terhadap akses internet dapat dikembangkan, termasuk melalui penambahan kuota maupun program pembelajaran yang lebih beragam dan menarik.
Kebutuhan tersebut semakin penting seiring perkembangan teknologi dan munculnya berbagai teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan (AI). Akses terhadap internet dinilai menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses kegiatan belajar-mengajar di era digital.
Di sisi lain, akses internet juga perlu diiringi dengan pendampingan. Guru dan orang tua memiliki peran penting dalam membantu siswa menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.
Bagi siswa di wilayah 3T, internet bukan sekadar sarana untuk terhubung dengan dunia luar. Konektivitas membuka akses terhadap pengetahuan dan sumber belajar yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk belajar, membaca, dan berkarya.
Dengan semakin luasnya akses digital, kesempatan belajar bagi siswa di wilayah 3T pun dapat berkembang. Dari ruang kelas, mereka tidak hanya memperoleh pelajaran, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengenal dunia yang lebih luas melalui koneksi internet.
Mulai dari Sekolah, Akses Internet Dorong Generasi 3T Melek Digital. (NTV)