Gelar Koperasi Award 2026, Kemenkop Anugerahi Tokoh Penggerak Koperasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Agu 2026, 12:18
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) dalam penyerahan piala pada Koperasi Awards 2026 di Jakarta, Kamis (20/8/2026) malam. Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) dalam penyerahan piala pada Koperasi Awards 2026 di Jakarta, Kamis (20/8/2026) malam. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Kementerian Koperasi memberikan penghargaan melalui Koperasi Award 2026 kepada insan dan koperasi berprestasi di Jakarta pada Kamis (20/8) malam. Apresiasi ini diserahkan atas dedikasi, inovasi, serta kerja nyata dalam memperkuat perekonomian masyarakat Indonesia.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan gagasan ekonomi berbasis kebersamaan dan gotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan anggota serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Melalui Koperasi Award 2026, kita memberikan apresiasi kepada insan dan koperasi yang telah menunjukkan dedikasi, inovasi, dan kerja nyata," kata Ferry dalam Koperasi Awards 2026 di Jakarta, Kamis (20/8) malam.

Ia menilai nilai dasar koperasi tetap relevan meski menghadapi perubahan zaman, sehingga strategi baru diperlukan agar koperasi mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi yang terus berkembang. Penghargaan tersebut juga menjadi pengakuan bagi pihak yang konsisten melanjutkan cita-cita koperasi dari Bung Hatta.

Saat ini, Kementerian Koperasi membina sekitar 130 ribu koperasi yang tercatat dalam ekosistem ekonomi nasional, dengan harapan keberhasilan tidak hanya diukur dari skala organisasi, tetapi dari manfaat nyata melalui penguatan kelembagaan, profesionalisme, serta modernisasi yang bersinergi dengan BUMN dan swasta.
 

Dalam ajang tersebut, penghargaan kategori Bakti Koperasi Makarti Guna Swasembada diberikan kepada Pendiri dan Pembina Koperasi Konsumen Karyawan PT ADIS Dimension Footwear Kabupaten Tangerang Harijanto, Ketua KSP Mitra Dhuafa Kota Jakarta Selatan Sugeng Priyono, Presiden Direktur KAN Jabung Syariah Jawa Timur Eva Marliyanti, Ketua Koperasi Produsen Mina Agar Makmur Kabupaten Karawang Usup Supriatna, serta Ketua KSU Tandangsari Kabupaten Sumedang Toto.

Penerima lainnya di kategori ini adalah Ketua Primkoppol Satbrimob Polda Jabar Kabupaten Sumedang Ipda Sukamto, Ketua KUD Produsen Sejahtera Kabupaten Musi Banyuasin Tamrin, dan Ketua KSP TLM Zesly Norensah Weysmin Pah.

Sementara itu, kategori Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha diserahkan kepada Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika Samuel Yogi, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya Endang Syahrudin, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Dindin Syahidin, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Barat Endrizal.

Untuk kategori Koperasi Gen-Z, penghargaan diraih oleh Ketua Koperasi Produsen Warkopin Maju Jaya Zaskia Hana Abiquel, sedangkan kategori Bakti Koperasi Sri Radhana Swasembada diberikan kepada Rektor Koperasi Universitas Indonesia periode 2011–2023 Burhanuddin Abdullah.
 

Penghargaan kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dianugerahkan kepada sejumlah kepala daerah, yaitu Bupati Mimika Johannes Rettob, Bupati Bengkalis Kasmarni, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Bupati Paser Fahmi Fadli, Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, Bupati Bandung M. Dadang Supriatna, Bupati Madiun Hari Wuryanto, Bupati Sleman Harda Kiswaya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Bupati Musi Banyuasin M. Toha, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir Asgianto, Walikota Palembang Ratu Dewa, dan Bupati Gayo Lues Suhaidi.

Kategori ini juga diserahkan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Banten Andra Soni, serta Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

Kategori Bakti Koperasi Pradana Nayaka diberikan kepada pimpinan BUMN, pejabat tinggi, dan menteri, antara lain Direktur Utama PT Bank Mandiri Riduan, Direktur Utama PT BNI Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama PT BRI Hery Gunardi, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, Direktur Utama PT BSI Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo, Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, dan Jamintel Kejaksaan Agung RI Reda Manthovani.

Penerima kategori Pradana Nayaka lainnya mencakup Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita R, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Investasi dan Hilirisasi & CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.

Adapun kategori Anugerah Amerta Bakti dianugerahkan kepada Prof. Dawam Rahardjo, Adi Sasono, Prof. Mubyarto, dan Prof. Sri Edi Swasono.
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close