Bahlil: Pembatasan Pertalite Masih Dalam Pembahasan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 14:40
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan ketika ditemui di sela-sela acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan ketika ditemui di sela-sela acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan rencana pembatasan pembelian Pertalite bagi masyarakat desil 9 dan 10 masih dalam tahap pembahasan. Dengan demikian, penyaluran Pertalite hingga kini masih berjalan seperti biasa.

Bahlil mengatakan belum ada keputusan mengenai rencana tersebut saat ditemui di sela acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

“Pembatasan Pertalite masih di dalam pembahasan, ya,” ucap Bahlil.

Ia menjelaskan bahwa selama pembahasan belum menghasilkan keputusan, mekanisme penyaluran Pertalite masih mengikuti aturan yang berlaku saat ini.

Baca juga:Bahlil Lahadalia Jadi Menteri dengan Kinerja Terbaik, Efek Jaga Ketahanan Energi Nasional?

Bahlil menyebut batas penyaluran yang berlaku saat ini adalah 200 liter Pertalite per hari untuk bus dan truk, sedangkan kendaraan roda empat mendapatkan batas 50 liter per hari.

“Masih seperti itu aja,” kata dia.

Bahlil juga mengingatkan bahwa BBM bersubsidi seperti Pertalite diperuntukkan bagi masyarakat yang memang berhak menerima subsidi energi. Sementara itu, masyarakat yang dinilai sudah mampu diimbau menggunakan bahan bakar minyak nonsubsidi.

“Yang sudah kaya-kaya, yang sudah mampu itu jangan mengambil hak rakyat, lah. Subsidi itu ya untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” ucap Bahlil.

Baca Juga: Bahlil Temui Purbaya Bahas Penyaluran Subsidi BBM

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pengendalian subsidi BBM, khususnya Pertalite, akan dilakukan secara bertahap. Ia menilai sistem yang dimiliki Pertamina sudah mampu mendukung penerapan pembatasan tersebut.

Menurut Purbaya, salah satu skema yang tengah dibahas adalah tidak memberikan akses pembelian Pertalite kepada masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 9 dan 10. Kelompok tersebut nantinya diarahkan untuk menggunakan BBM nonsubsidi.

Ia mengatakan pembahasan mengenai pengendalian subsidi BBM masih berlangsung. Kebijakan tersebut diharapkan dapat diterapkan setelah seluruh sistem yang diperlukan dinyatakan siap.

Purbaya menegaskan pembatasan pembelian BBM bersubsidi, terutama Pertalite, ditujukan agar penyaluran subsidi dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close