Purbaya Respons Nasib Gaji Guru Tahun Depan, Naik atau Tidak?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Agu 2026, 08:59
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai nasib gaji guru pada 2027 di tengah kenaikan anggaran pendidikan.  Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai nasib gaji guru pada 2027 di tengah kenaikan anggaran pendidikan. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai nasib gaji guru pada 2027 di tengah kenaikan anggaran pendidikan

Adapun pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun pada 2027, atau naik 13,9 persen dibandingkan tahun ini yang mencapai Rp720,8 triliun.

Bendahara Negara itu mengatakan bahwa kenaikan gaji guru belum masuk dalam rencana pemerintah untuk tahun depan. 

Namun, ia tidak menutup kemungkinan kebijakan tersebut dapat dilakukan apabila kondisi keuangan negara memungkinkan.

"Belum, belum, belum direncanakan. Tapi bukan berarti nggak mungkin," ucap Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dikutip, Minggu 16 Agustus 2026.

Baca juga: Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tembus Rp2.908 Triliun pada 2027

Baca juga: Purbaya Tambahan Anggaran Bea Cukai Rp1 Miliar Lebih: Supaya Lebih Banyak Tangkap Penyelundupan

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan pemerintah masih dapat menambah anggaran untuk gaji guru apabila nantinya terdapat ruang fiskal dan kebijakan tersebut memang dibutuhkan.

"Bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau memang pemerintah punya uang lebih dan emang dibutuhkan, kita bisa tambah juga. Tapi sekarang belum direncanakan," jelasnya.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun. 

Selain itu, anggaran perlindungan sosial mencapai Rp549,9 triliun, sedangkan anggaran ketahanan pangan ditetapkan sebesar Rp195,3 triliun.

HIGHLIGHT

x|close