Ntvnews.id, Jakarta -Presiden RI Prabowo Subianto berencana menekan subsidi bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional, khususnya sepeda motor listrik.
"Subsidi BBM harus kita kurangi secara signifikan. Untuk itu, Pemerintah yang saya pimpin kemarin telah meluncurkan ekosistem motor listrik nasional," terang Prabowo dalam Pidatonya di Rapat Paripurna DPR dalam rangka Penyampaian RUU APBN TA 2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Agustus 2026.
Sebagai bagian dari kebijakan tersebut, pemerintah akan memberikan insentif bagi produksi satu juta unit motor listrik yang dibuat di dalam negeri oleh pelaku usaha Indonesia.
Baca Juga: Cek Fakta: Video Penggerebekan Markas Penyebar Hoaks MBG
Presiden RI bersama sejumlah pihak saat peluncuran Motor Listrik Nasional (MOLINAS) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).
Program ini diarahkan untuk mencapai tiga sasaran sekaligus, yakni membuat harga kendaraan lebih terjangkau bagi masyarakat, menekan penggunaan BBM impor, serta memperkuat industri motor listrik nasional. Pengembangan tersebut juga mencakup rantai pasok baterai, komponen, perangkat lunak, hingga layanan purnajual.
"Insentif ini adalah investasi untuk menjadikan rakyat Indonesia pasar pertama bagi karya anak Indonesia. Setiap motor listrik buatan Indonesia yang melaju di jalan raya adalah tiga kemenangan sekaligus: penghematan bagi keluarga, pengurangan impor energi, dan pekerjaan bagi anak bangsa," ungkap Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026, terkait motor listrik nasional. (TV Parlemen)