Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyambut positif keputusan lembaga pemeringkat asal China Lianhe Credit Rating yang memberikan peringkat utang AAA dengan Outlook Stabil (AAA/Stable) kepada Indonesia.
Purbaya menyebut hal tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan fiskal pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto berjalan secara hati-hati dan kredibel.
"peringkatnya AAA itu sudah nggak bohong itu. Anda bisa lihat di sana seperti itu emang AAA, rata kanan jadinya," ucap Purbaya dikutip Jumat 24 Juli 2026.
Purbaya menilai capaian tersebut sekaligus membantah anggapan sejumlah pihak yang menilai kebijakan fiskal pemerintah dijalankan secara brutal.
Baca juga: Purbaya: Penentuan Lokasi PFII Ada di Tangan Menteri Keuangan
Ia menegaskan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menerapkan kebijakan fiskal yang prudent atau penuh kehati-hatian.
"Bagus, itu menunjukkan bahwa kebijakan Pak Prabowo mengendalikan fiskal benar. Nggak ada yang seperti orang-orang bilang brutal segala macam, nggak. Memang prudent dan hati-hati," jelasnya.
Purbaya optimistis kinerja ekonomi Indonesia akan semakin menguat pada paruh kedua tahun ini.
Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II berada di kisaran 5,4 persen.
Baca juga: Purbaya Pastikan Panda Bond Tak Dipakai Bayar Utang Kereta Cepat Whoosh
"Kemarin 5.6, mungkin triwulan kedua 5,4 persen sampai 5 poin sekian. Yang saya tahu yakin semester kedua, triwulan ketiga, triwulan keempat akan tumbuh lebih cepat lagi karena kita pastikan cukup uang di sistem perekonomian untuk mendorong ekonomi," tandasnya.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyambut positif keputusan lembaga pemeringkat asal China Lianhe Credit Rating yang memberikan peringkat utang AAA dengan Outlook Stabil (AAA/Stable) kepada Indonesia. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)