Purbaya Sambangi Kantor PBNU, Ada Apa?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jul 2026, 13:06
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menerima kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung PBNU, Rabu 22 Juli 2026/Ist Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menerima kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung PBNU, Rabu 22 Juli 2026/Ist

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menerima kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung PBNU, Rabu 22 Juli 2026. 

Gus Yahya mengatakan pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara pemerintah dan PBNU, mulai dari pelaksanaan program nasional hingga peluang kerja sama investasi.

Menurutnya NU memiliki jaringan organisasi yang luas hingga ke tingkat akar rumput yang dapat dimanfaatkan sebagai saluran untuk menyukseskan berbagai agenda nasional pemerintah.

"Alhamdulillah pagi ini PBNU dapat kunjungan dari Pak Menteri Keuangan Pak Purbaya. Kami diskusi banyak hal yang intinya adalah bahwa pertama NU memiliki jaringan struktur organisasi, yang bisa kami tawarkan untuk menghantarkan agenda-agenda nasional pemerintah ke masyarakat," ucap Gus Yahya, Rabu 22 Juli 2026.

Baca juga: Soal Pemimpin Baru PBNU, Gus Ipul: Semua Wacana Baik untuk Didiskusikan

Lebih lanjut, ia menyebut PBNU juga mulai memperluas keterlibatan dalam investasi dan kerja sama bisnis dengan berbagai entitas internasional. 

Gus Yahya mengaku meminta masukan kepada Menteri Keuangan terkait regulasi, mekanisme investasi, serta jalur yang perlu ditempuh agar berbagai inisiatif tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan.

"Alhamdulillah Pak Menteri membuka diri untuk membantu NU dalam hal ini karena apapun juga NU dalam semua yang dikerjakan tidak ada tujuan selain untuk membantu negara dan masyarakat," lanjutnya.

Ia mengungkapkan respons positif dari Purbaya yang menyatakan kesiapan pemerintah untuk mendukung berbagai inisiatif PBNU selama memberikan manfaat bagi masyarakat dan sejalan dengan kepentingan nasional.

"Mudah-mudahan sudah ini nanti akan disambung dengan inisiatif-inisiatif yang lebih konkret untuk bekerja sama NU dengan pemerintah," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kunjungannya ke PBNU merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus membahas sejumlah program yang berpotensi memperoleh dukungan pemerintah.

"Tadi diskusi dengan beberapa pengurus NU, ada beberapa proyek dari NU yang mungkin pemerintah juga bisa mendukung karena tujuannya baik," ungkap Purbaya.

Salah satu program yang dibahas adalah pengelolaan sampah menjadi pupuk serta bahan baku untuk material bangunan maupun kebutuhan industri. 

Menurutnya, proyek tersebut memiliki nilai strategis karena dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung perekonomian.

"Kalau pemerintah bisa bantu itu, saya pikir akan bagus, sehingga proyeknya bisa berjalan lebih lancar," jelas purbaya.

Baca juga: Purbaya Buka Suara Tren PHK saat Ekonomi RI Tumbuh Lebih dari 5 Persen

Purbaya menyatakan pemerintah akan mempelajari berbagai rencana investasi yang sedang disiapkan PBNU. 

Menurutnya selama inisiatif tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memiliki risiko yang dapat dikelola, pemerintah siap memberikan dukungan.

"Untuk ide-ide investasi kita akan pelajari, kalau memang bisa berjalan sesuai dengan pattern yang ada dan risikonya terkendali, kita akan support apa yang dilakukan di inisiasi oleh NU," tandasnya.

x|close