Pegadaian Dorong Green Tourism di Yogyakarta Lewat Program Becak Kayuh Listrik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Jul 2026, 15:35
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Suasana penyerahan penghargaan kepada PT Pegadaian (Persero) dalam rangka kolaborasi pengembangan Becak Kayuh Listrik Wisata (Bekalista) di Yogyakarta. Suasana penyerahan penghargaan kepada PT Pegadaian (Persero) dalam rangka kolaborasi pengembangan Becak Kayuh Listrik Wisata (Bekalista) di Yogyakarta.

Ntvnews.id, YogyakartaPT Pegadaian (Persero) bersama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mendukung penguatan ekonomi kerakyatan dan pelestarian lingkungan dengan menyalurkan bantuan sebanyak 50 unit Becak Kayuh Listrik Wisata (Bekalista) senilai Rp1,4 miliar kepada ekosistem Bekalista Yogyakarta.

Atas langkah tersebut, Pegadaian meraih apresiasi dari Menteri Keuangan Republik Indonesia atas kolaborasi strategis yang menggerakkan sektor usaha mikro di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penghargaan berupa miniatur becak listrik tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan RI, Bapak Purbaya Yudhi Sadewa, kepada Direktur Human Capital PT Pegadaian (Persero), Tribuana Tunggadewi di Sasana Hinggil Kraton Yogyakarta, pada Kamis, 16 Juni 2026.

Pemberian bantuan Bekalista ini hadir bertepatan saat Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta sedang gencar menjalankan program zona emisi rendah dan zona pejalan kaki di kawasan Jalan Malioboro dan Jalan Margo Mulya. Langkah ini merupakan bagian dari amanat besar setelah ditetapkannya kawasan tersebut sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

Salah satu implementasi penting dari program tersebut adalah pembatasan hingga larangan operasional becak motor berbahan bakar minyak (bentor). Sebagai solusinya, pemerintah mengarahkannya pada penggunaan becak kayuh tradisional serta becak kayuh dengan bantuan motor listrik. Desain Bekalista yang disalurkan Pegadaian pun telah disesuaikan dengan pakem kendaraan tradisional Yogyakarta sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi DI Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2016.

Baca juga: Dukung Asta Cita Pemerintah RI, Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026

"Kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian Pegadaian terhadap pilar lingkungan dan ekonomi masyarakat. Melalui bantuan Bekalista ini, kami tidak hanya ingin menjaga kelestarian budaya dan lingkungan Yogyakarta, tetapi juga memastikan para pelaku UMKM di sektor transportasi tradisional tetap memiliki mata pencaharian yang layak, lebih hemat energi, dan mampu meningkatkan taraf hidup mereka," ujar Tribuana Tunggadewi.

Program Bekalista dirancang untuk memberikan dampak positif yang luas dan berlapis. Kegiatan ini sejalan dengan prinsip ESG (Environmental, Social & Governance) melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada pilar lingkungan dan sosial, khususnya TPB 13 terkait dengan Penanganan Perubahan Iklim, serta TPB 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kehadiran 50 armada baru ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi terciptanya ekosistem transportasi yang komprehensif dan ramah lingkungan.

Melalui keberhasilan implementasi program Bekalista di Yogyakarta, PT Pegadaian (Persero) berharap program ini dapat berjalan sukses dan menjadi inspirasi bagi kota-kota wisata budaya lainnya di Indonesia untuk menerapkan konsep transportasi hijau yang inklusif.

Baca juga: Semakin Berkilau di Bawah Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Nasional dan Siap 'Go Global'

Tentang Pegadaian
PT Pegadaian (Persero) didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian kini bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif yang menyediakan beragam produk dan layanan finansial. Sejak tahun 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM, berkomitmen penuh dalam mendukung UMKM naik kelas.

Pegadaian kini mengukuhkan posisinya sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia dengan produk terlengkap, sejak resmi mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024. Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.

Selain Layanan Bank Emas, Pegadaian juga memiliki ragam produk investasi emas yang mudah diakses masyarakat, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas, serta produk pembiayaan yang lengkap (Haji & Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah).

Seluruh produk dan layanan Pegadaian dapat diakses melalui Outlet, Agen Pegadaian, serta aplikasi Tring! by Pegadaian yang dirancang dengan fokus pada pengembangan ekosistem emas dan transformasi digital, untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan dalam bertransaksi finansial bagi masyarakat.

Sebagai lembaga pembiayaan sosial, Pegadaian juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, menciptakan dampak positif bagi komunitas, dan meningkatkan kesejahteraan secara luas. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pegadaian.co.id.

x|close