Bank Mandiri Taspen Optimistis Kembangkan Silver Economy demi Perkuat Pertumbuhan Bisnis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jul 2026, 17:12
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Nasabah mengakses layanan di Kantor Bank Mandiri Taspen. Nasabah mengakses layanan di Kantor Bank Mandiri Taspen. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menyatakan optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan pada semester II 2026 meski industri perbankan masih menghadapi tantangan berupa tingginya suku bunga, persaingan likuiditas yang semakin ketat, serta perubahan perilaku nasabah yang kian beralih ke layanan digital.

Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Panji Irawan menilai keberhasilan perbankan saat ini tidak lagi hanya diukur dari laju pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kemampuan menjaga keseimbangan antara profitabilitas, kualitas aset, efisiensi operasional, serta kecepatan beradaptasi terhadap perubahan.

"Semester II tahun ini bukan lagi soal siapa yang tumbuh paling cepat, tetapi siapa yang paling tangguh dalam menghadapi dinamika pasar. Karena itu kami terus memperkuat fundamental bisnis melalui kualitas aset yang sehat, penguatan dana murah (CASA), serta peningkatan kontribusi fee based income berbasis transaksi digital," ujar Panji dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.

Sebagai bank yang berfokus pada segmen pensiunan, Bank Mandiri Taspen memandang perkembangan fenomena Silver Economy sebagai peluang besar. Fenomena ini ditandai dengan meningkatnya jumlah masyarakat lanjut usia yang tetap aktif, sehat, dan produktif.

Baca Juga: Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun kepada 135 Ribu Pelaku UMKM hingga Mei 2026

Untuk memanfaatkan potensi tersebut, perseroan tidak hanya memperkuat pembiayaan bagi pensiunan sebagai bisnis utamanya, tetapi juga memperluas penyaluran kredit kepada komunitas wirausaha senior, ekosistem payroll, serta pelaku UMKM produktif yang dijalankan para purnabakti.

Dalam menjaga kualitas pertumbuhan kredit, Bank Mandiri Taspen memperkuat sistem mitigasi risiko melalui digitalisasi proses underwriting berbasis data analytics, pemantauan portofolio secara real time, serta penerapan early warning system agar kualitas aset tetap terjaga.

Di bidang transformasi digital, perusahaan terus mengembangkan aplikasi Movin sebagai pusat layanan keuangan digital yang mengutamakan kemudahan, keamanan, serta pengalaman pengguna.

Digitalisasi tidak hanya diterapkan pada layanan kepada nasabah melalui konsep digital banking, tetapi juga pada proses internal perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus produktivitas.

Baca juga: Bank Mandiri Perkokoh Peran Penggerak Ekonomi Negeri Lewat Ekosistem Inklusi Keuangan

Ke depan, Movin akan dikembangkan menjadi platform layanan keuangan terpadu dengan menghadirkan berbagai fitur transaksi digital, layanan investasi, pembayaran, hingga wealth management.

Salah satu inovasi yang sedang dipersiapkan ialah fitur investasi emas yang akan melengkapi ekosistem layanan keuangan digital Bank Mandiri Taspen.

"Fitur investasi emas merupakan bagian dari roadmap kami menjadikan Movin sebagai one-stop financial application. Kami ingin menghadirkan layanan keuangan yang semakin lengkap, aman, dan mudah diakses seluruh nasabah," jelas Panji.

Dalam jangka panjang, Bank Mandiri Taspen menargetkan naik ke kategori KBMI III pada 2028.

Target tersebut menjadi bagian dari transformasi menyeluruh perusahaan melalui penguatan modal, peningkatan skala bisnis, percepatan transformasi digital, serta pengembangan Senior Citizen Financial Ecosystem sebagai pembeda utama perusahaan.

Baca Juga: Kredit Bank Mandiri Tumbuh 20,6 Persen, Tembus Rp1.580 Triliun per Mei 2026

Panji mengatakan pencapaian status KBMI III tidak sekadar menaikkan kategori bank, tetapi juga menjadi landasan untuk memperluas kontribusi perusahaan dalam pembiayaan sektor produktif, mempercepat inovasi digital, memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem Silver Economy di Indonesia.

"Kami percaya masa depan industri keuangan dibangun melalui kekuatan ekosistem dan kolaborasi. Dengan positioning yang kuat pada segmen senior, Bank Mandiri Taspen berkomitmen menjadi The Undisputed Leader dalam ekosistem keuangan senior di Indonesia sekaligus menghadirkan dampak yang semakin besar bagi masyarakat," tutup Panji.

(Sumber: Antara)

x|close