Kemenkop Bekali Hampir 30 Ribu Calon Manajer Koperasi Merah Putih dengan Pelatihan Manajerial

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jul 2026, 16:18
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sebanyak 1.023 peserta calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengikuti pembukaan pelatihan manajerial di Pusdik Armed Cimahi, Jawa Barat, pada Jumat, 17 Juli 2026. Sebanyak 1.023 peserta calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengikuti pembukaan pelatihan manajerial di Pusdik Armed Cimahi, Jawa Barat, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Cimahi - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memberikan pelatihan manajerial dan sertifikasi kompetensi kepada 29.830 calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program tersebut bertujuan menyiapkan sumber daya manusia yang profesional dalam mengelola koperasi di berbagai daerah.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pelatihan tersebut merupakan tahapan lanjutan setelah para peserta mengikuti pembentukan karakter, kepemimpinan, serta pendidikan bela negara sebelum nantinya ditempatkan di masing-masing KDKMP.

"Tahap ini adalah tahap kedua, penguatan kompetensi manajerial melalui kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi. Dan tahap ketiga nanti adalah sertifikasi kompetensi sebagai penegasan standar profesionalisme," katanya di Cimahi, Jawa Barat, Jumat, 17 Juli 2026.

Menurut Ferry, sebanyak 29.830 calon manajer akan mendapatkan pembelajaran mengenai manajemen koperasi dan pengelolaan keuangan. Pelatihan berlangsung selama 13 hari, mulai 17 hingga 29 Juli 2026, sebelum ditutup pada 31 Juli 2026.

Baca JugaKemenkop Gandeng BNSP Sertifikasi Pengelola Kopdes Merah Putih

Selain materi teknis, Kemenkop juga membekali peserta dengan kemampuan soft skill agar mampu menjalin komunikasi dan interaksi yang baik dengan pengurus, pengawas koperasi, pemerintah desa, maupun masyarakat.

"Kami akan menambahkan kemampuan soft skill karena kemampuan soft skill para manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga akan sangat membantu keberhasilan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ferry juga menyampaikan bahwa seluruh peserta akan memperoleh pembekalan berupa pemetaan potensi diri melalui metode Talent Drive, Network, dan Action (DNA). Program itu dirancang untuk membantu peserta mengenali kekuatan, kelemahan, serta kapasitas kepemimpinan masing-masing.

Baca JugaKemenkop Perkuat Sinergi Operasionalisasi Kopdes Merah Putih Lewat Rakornas

Hasil pemetaan tersebut akan menjadi salah satu dasar dalam penempatan calon manajer agar sesuai dengan kebutuhan, karakteristik wilayah, serta potensi usaha di setiap daerah. Dengan demikian, pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

(Sumber: Antara)
 
x|close