Forum tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi praktisi SDM, pemimpin Corporate University, serta pengelola pengembangan talenta dari berbagai organisasi untuk berbagi wawasan, praktik terbaik, dan inovasi dalam membangun ekosistem talenta yang terintegrasi. Melalui kegiatan ini, Telkom CorpU mendorong pengembangan SDM yang tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapabilitas talenta dan kinerja organisasi.
Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menyampaikan bahwa transformasi bisnis harus didukung oleh talenta yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi serta perubahan kebutuhan kompetensi.
"Di era transformasi digital dan AI, organisasi membutuhkan talenta yang agile dan siap menghadapi perubahan. Karena itu, learning, talent, dan career development perlu terintegrasi dalam satu ekosistem sehingga mampu mempercepat pengembangan kapabilitas, meningkatkan kesiapan talenta, serta memberikan dampak nyata bagi pencapaian strategi bisnis," ujar Willy.
Baca Juga: Telkom Perkuat Ekosistem Talenta Digital Lewat Kolaborasi Telkom University–National University of Singapore
Senior General Manager Telkom Corporate University, M. Subhan Iswahyudi, menambahkan bahwa peran Corporate University semakin penting dalam mendukung perubahan dan perkembangan organisasi.
"Corporate University tidak lagi sekadar menyelenggarakan pembelajaran, tetapi menjadi strategic partner dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi. Melalui forum ini, Telkom CorpU ingin memperkuat kolaborasi antar praktisi sekaligus mendorong lahirnya pendekatan pengembangan SDM yang lebih adaptif, terukur, dan berorientasi pada dampak," ujar Subhan.
Telkom CorpU Dorong Transformasi Talenta melalui Forum CorpU Association Insight .
Forum tersebut menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai sektor yang membahas perkembangan global di bidang human capital, talent management, learning transformation, serta pemanfaatan AI untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal. Salah satu topik utama yang dibahas adalah penerapan Hyper-Personalized Learning, yaitu metode pembelajaran yang disesuaikan dengan peran, kompetensi, serta kebutuhan pengembangan setiap individu. Pendekatan tersebut dinilai dapat meningkatkan relevansi pembelajaran sekaligus mempercepat proses upskilling dan reskilling yang dibutuhkan organisasi di tengah perubahan yang semakin dinamis.
Baca Juga: Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T melalui Program Rural Youth AI Facilitator
Melalui penyelenggaraan CorpU Association Insight, Telkom CorpU terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam pengembangan talenta. Langkah ini juga mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada dampak. Sejalan dengan komitmen Telkom dalam mempercepat transformasi digital Indonesia, penguatan kapabilitas SDM diharapkan mampu meningkatkan daya saing organisasi serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.