Kemenkop Gandeng BNSP Sertifikasi Pengelola Kopdes Merah Putih

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Mei 2026, 15:40
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kedua kanan) dan Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Syamsi Hari (ketiga kiri) memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkop, Jakarta, Jumat (8/5/2026). ANTARA/Shofi Ayudiana Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kedua kanan) dan Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Syamsi Hari (ketiga kiri) memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkop, Jakarta, Jumat (8/5/2026). ANTARA/Shofi Ayudiana (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menyiapkan skema sertifikasi bagi manajer dan bendahara koperasi desa/kelurahan merah putih. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola koperasi agar lebih profesional dan kompeten dalam menjalankan operasional koperasi desa.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan kerja sama tersebut bertujuan memastikan para pengelola koperasi desa benar-benar memiliki kemampuan yang sesuai standar.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, manajer dan bendahara koperasi desa merah putih itu betul-betul adalah mereka yang kompeten dan profesional,” kata Ferry dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat, 8 Mei 2026.

Baca Juga: Kemenkop Siapkan Pelatihan untuk 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih

Melalui kolaborasi tersebut, para manajer dan bendahara koperasi nantinya tidak hanya memperoleh pembinaan, tetapi juga sertifikasi profesi sesuai bidang tugas masing-masing. Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi Syamsi Hari menjelaskan pihaknya bersama Kemenkop tengah menyusun skema okupasi nasional yang akan menjadi acuan standar kompetensi dan proses sertifikasi pengelola koperasi desa.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyebut proses rekrutmen calon manajer koperasi desa merah putih saat ini masih berlangsung. Peserta yang lolos seleksi nantinya akan mengikuti pendidikan selama sekitar satu setengah bulan yang mencakup wawasan kebangsaan dan manajerial koperasi.

Baca Juga: Kemenkop dan Kemenimipas Perkuat Koperasi untuk Warga Binaan

“Setelah pendidikan nanti selesai kemudian akan dilaksanakan sertifikasi ini dalam rangka penyiapan kompetensi seorang manajer yang profesional,” kata Farida.

Saat ini, tahapan seleksi telah memasuki tes kompetensi berbasis computer assisted test (CAT) yang berlangsung pada 3 hingga 12 Mei 2026. Sebanyak 483.648 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan tersebut. Pemerintah menjadwalkan pengumuman hasil akhir seleksi pada 7 Juni 2026, sebelum peserta terpilih menjalani pelatihan dasar kemiliteran komponen cadangan serta pembekalan kompetensi manajerial dan teknis koperasi.

(Sumber: Antara)

x|close