Ntvnews.id, Jakarta - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budi Utama irit bicara mengenai perkembangan reformasi yang tengah dilakukan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Hal tersebut seiring Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memberikan tenggat waktu hingga September 2026 agar Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menunjukkan perbaikan yang nyata.
Dalam hal ini, Djaka hanya memberikan jawaban singkat mengenai progres program pembenahan atau "bersih-bersih" di institusi yang dipimpinnya.
"Sudah, sudah," ucap Djaka di Gedung DPR, Rabu 15 Juli 2026.
Baca juga: Bea Cukai Soetta Gagalkan Penyelundupan 3,3 Kg Narkotika Happy Water
Lebih lanujut, saat kembali dicecar mengenai sejauh mana proses pembenahan telah berjalan. Djaka kembali menjawab singkat sambil berkelakar.
"Perbaikan sejauh ini sampai mana?," tanya awak media.
"Sudah sampai sini lah," jawab Djaka.
Saat kembali ditanya mengenai langkah konkret yang telah dilakukan untuk membenahi Bea Cukai, Djaka tetap memilih tidak membeberkan detailnya.
"Sudah, sudah, sudah banyak pokoknya. Cukup, cukup," bebernya.
Sebelumnya, Purbaya mengungkapkan Presiden Prabowo memberikan waktu hingga September 2026 untuk membenahi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Baca juga: Purbaya: Bea Cukai dan Pajak yang Bersih Jadi Kunci Daya Saing Indonesia
Bendahara Negara itu menyebut, Prabowo sebenarnya meminta Bea Cukai dibubarkan langsung.
"Ancaman Presiden jelas. Kalau dalam waktu setahun enggak ada perbaikan, Bea Cukai akan dibubarin," ungkap Purbaya dalam wawancara bersama Denny Sumargo
Namun, Purbaya meminta waktu agar diberi kesempatan membenahi institusi tersebut sebelum keputusan pembubaran dijalankan.
"Udah diputusin malah. Pak Presiden bilang, ganti, bubarkan. Saya ngerayu dia sedikit, Pak, setelah ini Pak ya, biar saya beresin dulu," ujar Purbaya.
Ia mengatakan dirinya kini menargetkan pembenahan Bea Cukai selesai pada September tahun ini.
"Jadi saya minta betulin itu sampai September ini. Saya akan masuk lagi ke sana obrak-obrik semuanya," tandasnya.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budi Utama (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)