Rupiah Senin Melemah ke Rp17.813 per Dolar AS, Investor Cermati Negosiasi Perdamaian AS-Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jun 2026, 10:49
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye) Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin 22 Juni 2026 dibuka melemah.

Rupiah tercatat melemah 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp17.813 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan perlemahan rupiah dipengaruhi investor masih menunggu perkembangan pembicaraan pertama antara Amerika Serikat dan Iran terkait perjanjian perdamaian.

"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS, dengan investor masih  memantau perkembangan pembicaraan pertama antara pejabat AS dan Iran di bawah perjanjian perdamaian sementara di Swiss," ucap Lukman, Senin 22 Juni 2026.

Baca juga: Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,75 Persen untuk Perkuat Stabilitas Rupiah

Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp17.845 per Dolar As Seiring Kekhawatiran Pasokan Minyak Global

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga memilih bersikap wait and see menjelang pengumuman resmi terkait klasifikasi pasar ekuitas Indonesia yang dinilai berpotensi memengaruhi sentimen investor terhadap pasar keuangan domestik.

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan akan berada dalam kisaran Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS.

x|close