Istana Tegaskan Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Ini Alasannya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jun 2026, 14:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana (YouTube)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang solid berdasarkan berbagai indikator yang ada. Meski demikian, pemerintah menilai percepatan sejumlah program strategis tetap diperlukan untuk memperkuat pertumbuhan sektor ekonomi riil.

Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo setelah menghadiri pertemuan antara DPR RI dan pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026.

"Kemarin dilaporkan dari angka-angka indikator menunjukkan bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita memang cukup kuat," kata Prasetyo.

Menurutnya, kekuatan fundamental ekonomi harus diiringi dengan langkah konkret untuk mempercepat pelaksanaan program-program yang mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat dan sektor produktif.

"Tetapi, kami juga merasa bahwa pemerintah harus terus mendorong program-program yang itu dapat meningkatkan pertumbuhan sektor ekonomi riil untuk bisa dipercepat," ujarnya.

Prasetyo menjelaskan, sejumlah sektor yang menjadi prioritas pemerintah antara lain pangan, energi, perikanan, serta program industrialisasi dan hilirisasi yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Baca Juga: Istana Tegaskan Pemerintah Hormati Proses Hukum Kasus Silmy Karim

"Terutama program-program di bidang pangan, program-program di bidang energi, kemudian program-program di bidang perikanan, dan termasuk industrialisasi dan hilirisasi," sambungnya.

Selain menekankan percepatan program-program strategis, Prasetyo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap optimistis terhadap prospek ekonomi Indonesia. Ia menilai sinergi antara pemerintah, DPR, serta otoritas ekonomi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, setiap pihak memiliki peran masing-masing yang harus dijalankan secara optimal guna memastikan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah berbagai tantangan global maupun domestik.

"Ke depan semoga kita harus tetap optimis untuk menjalankan tugas dan porsi kita masing-masing dalam rangka bersama-sama menjaga ekonomi kita tetap kuat, tetap tumbuh, dan berkenaan dengan masalah nilai tukar supaya bisa segera kembali seperti yang kita harapkan," tuturnya.

Prasetyo meyakini, melalui koordinasi yang erat antara pemerintah, DPR, dan otoritas ekonomi, berbagai tantangan yang dihadapi dapat diatasi sehingga pertumbuhan ekonomi tetap terjaga dan nilai tukar rupiah dapat kembali menguat sesuai harapan.

x|close