Purbaya soal Rakyat Desa Tak Pakai Dolar: Presiden Prabowo Ngerti Betul Tentang Rupiah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Mei 2026, 16:28
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sempat menjadi sorotan publik soal pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak perlu terlalu dikhawatirkan oleh masyarakat di desa. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sempat menjadi sorotan publik soal pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak perlu terlalu dikhawatirkan oleh masyarakat di desa. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sempat menjadi sorotan publik soal pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak perlu terlalu dikhawatirkan oleh masyarakat di desa.

Menanggapi hal tersebut, Purbaya menegaskan ucapan Presiden Prabowo saat itu sedang berbicara dalam konteks koperasi desa merah putih.

"Konteksnya di sana di pedesaan, mungkin pas kalau di sana. Bukan konteks di internasional. Ini ngomongin di koperasi desa," ucap Purbaya, Senin 18 Mei 2026.

Purbaya pun meminta publik tidak salah memahami pernyataan Presiden. Ia menekankan Prabowo memahami kondisi rupiah dan dinamika ekonomi nasional.

Baca juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Pelemahan Rupiah Saat Ini Berbeda dengan Krisis Moneter 1998

"Jadi jangan anggap Pak Presiden nggak ngerti. Pak Presiden ngerti betul tentang rupiah. Cuman kan konteksnya di sana waktu kemarin," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti peran Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam menjaga stabilitas keuangan negara.

Dia bahkan menyebutkan selama Purbaya masih tersenyum, kondisi fiskal Indonesia dapat dianggap aman.

"Ya koperasi nanti akan terbukti menjadi kebanggaan kita semua. Saya terima kasih kepada menteri, Menko Pangan, semua menteri ini satu tim, ya. Semua menteri satu tim karena tidak bisa kalau tanpa tim, tidak satu tim," kata Prabowo saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Baca juga: Di Nganjuk, Prabowo: Mau Dolar Berapa Ribu kek, kan Kalian di Desa-desa nggak Pakai Dolar

Kemudian menurut Prabowo, fluktuasi nilai tukar dolar tidak perlu terlalu dikhawatirkan oleh masyarakat desa karena dampaknya lebih banyak dirasakan oleh pihak yang sering bertransaksi atau bepergian ke luar negeri.

"Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar. Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri, ayo. Siapa ini? Mbak Titiek ini pusing ini. Mana lagi ini? Menteri, pengusaha, coba aku cek ke mana itu," katanya.

x|close