Kemnaker Perluas Peluang Magang Teknis Indonesia ke Miyazaki Jepang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mei 2026, 12:35
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Penandatanganan nota kerja sama tentang pengembangan, pengiriman, dan penerimaan peserta Technical Intern Training Program (TITP) antara Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi (kanan) dan Gubernur Prefektur Miyazaki Shunji Kono di Ruang Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Selasa 12 Mei 2026. (ANTARA/HO-Kemnaker RI) Penandatanganan nota kerja sama tentang pengembangan, pengiriman, dan penerimaan peserta Technical Intern Training Program (TITP) antara Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi (kanan) dan Gubernur Prefektur Miyazaki Shunji Kono di Ruang Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Selasa 12 Mei 2026. (ANTARA/HO-Kemnaker RI) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia memperluas peluang penempatan magang teknis Indonesia ke Prefektur Miyazaki, Jepang, melalui kerja sama dengan Pemerintah Prefektur Miyazaki.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026, mengatakan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Jepang di bidang ketenagakerjaan, khususnya dalam peningkatan kompetensi dan perluasan peluang penempatan peserta magang teknis.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Prefektur Miyazaki atas komitmennya dalam memperluas kerja sama ini, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kesempatan penempatan magang teknis Indonesia,” ujar Cris.

Baca Juga: DPR Ajak Buruh Terlibat Susun RUU Ketenagakerjaan Baru, Target Rampung Akhir 2026

Ia menjelaskan bahwa ruang lingkup kerja sama meliputi pelatihan, pengiriman, hingga penerimaan peserta magang teknis Indonesia di Prefektur Miyazaki, Jepang.

Selain itu, kedua pihak juga akan memperkuat pertukaran data dan informasi secara berkala guna mendukung keberlanjutan program magang tersebut.

“Kemnaker, lanjut Cris, juga menyiapkan pengembangan sistem berbagi informasi untuk mendukung pengembangan karier peserta setelah menyelesaikan program magang di Jepang.”

Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di Jepang, termasuk di Prefektur Miyazaki yang saat ini tengah menghadapi penurunan jumlah penduduk.

Cris menambahkan bahwa salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pelaksanaan job matching untuk memastikan kesesuaian kompetensi calon peserta dengan kebutuhan mitra industri di Jepang.

Selain itu, Kemnaker juga menyiapkan pelatihan prapenempatan melalui balai pelatihan milik pemerintah maupun swasta yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan data Kemnaker, jumlah penempatan peserta magang teknis Indonesia ke Jepang sepanjang 2025 mencapai 19.332 orang.

Sementara itu, hingga Mei 2026, jumlah peserta yang telah diberangkatkan tercatat sebanyak 18.316 orang.

Angka tersebut menunjukkan capaian penempatan yang tetap tinggi pada awal tahun berjalan.

Baca Juga: Menperin: Penyerapan Tenaga Kerja Industri Jauh Lebih Besar dari PHK

Khusus di Prefektur Miyazaki, jumlah peserta magang asal Indonesia juga mengalami peningkatan dari 243 orang pada 2025 menjadi 285 orang pada 2026.

Di sisi lain, Gubernur Prefektur Miyazaki Shunji Kono menyambut positif kerja sama tersebut.

Ia menegaskan bahwa wilayahnya saat ini menghadapi tantangan depopulasi sehingga membutuhkan peserta magang asing untuk mendukung berbagai sektor industri.

“Keberadaan warga Indonesia telah memberikan kontribusi besar bagi sektor pertanian di Prefektur Miyazaki. Kami melihat peluang bagi peserta magang Indonesia untuk berkiprah di lebih banyak sektor ke depannya,” ujarnya.

(Sumber: Antara)

x|close