MotoGP Terapkan Dua Kualifikasi dan Starting Grid Berbeda Mulai 2027

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Okt 2026, 11:31
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Sejumlah pembalap melaju saat balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu, 20 Maret 2022. Arsip foto - Sejumlah pembalap melaju saat balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu, 20 Maret 2022. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - MotoGP akan memberlakukan perubahan format akhir pekan balapan mulai musim 2027. Regulasi baru tersebut menghadirkan dua sesi kualifikasi terpisah yang masing-masing menentukan posisi start untuk balapan Sprint dan Grand Prix.

Mengutip laman resmi MotoGP, Kamis, 8 Oktober 2026, sesi Kualifikasi Sprint akan digelar pada Jumat untuk menentukan susunan start balapan Sprint yang berlangsung pada Sabtu. Adapun posisi start Grand Prix ditentukan melalui sesi kualifikasi tersendiri pada Sabtu.

Dengan aturan tersebut, hasil Kualifikasi Sprint tidak lagi memengaruhi posisi start balapan utama, berbeda dengan format yang berlaku saat ini.

Berdasarkan keputusan Grand Prix Commission, aktivitas di lintasan pada Jumat diawali dengan Free Practice 1 (FP1) selama 45 menit. Setelah itu, pembalap menjalani Free Practice 2 (FP2) dengan durasi 30 menit.

Baca Juga: 2.678 Personel Amankan MotoGP Mandalika 2026

FP2 tidak lagi digunakan untuk menentukan pembalap yang otomatis lolos ke Q2. Sebagai gantinya, seluruh pembalap akan mengikuti Kualifikasi Sprint selama 15 menit untuk memperebutkan posisi start balapan Sprint.

Pada Sabtu, rangkaian kegiatan dimulai dengan Free Practice 3 (FP3) selama 20 menit. Selanjutnya, semua pembalap harus mengikuti Grand Prix Qualifying 1 (GP Q1) yang berlangsung selama 15 menit.

Dua belas pembalap dengan catatan waktu terbaik di GP Q1 akan melanjutkan persaingan ke GP Q2 selama 15 menit. Sesi tersebut menentukan peraih pole position sekaligus susunan posisi start di empat baris terdepan Grand Prix.

Melalui perubahan ini, tidak ada lagi pembalap yang langsung masuk Q2 berdasarkan hasil sesi latihan, seperti yang diterapkan dalam format sekarang.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika Hasilkan Dampak Ekonomi Hampir Rp5 Triliun

Sprint tetap menjadi bagian penutup rangkaian MotoGP pada Sabtu. Posisi start untuk balapan tersebut ditentukan berdasarkan hasil Kualifikasi Sprint yang digelar sehari sebelumnya.

Perubahan juga diterapkan pada jadwal Minggu. MotoGP akan menghapus sesi Warm Up yang sebelumnya berlangsung selama 10 menit.

Sebagai gantinya, pit lane akan dibuka selama 10 menit sebelum Grand Prix dimulai. Kesempatan itu memungkinkan pembalap melakukan beberapa sighting lap untuk memeriksa kondisi motor dan lintasan sebelum balapan utama.

Balapan MotoGP pada Minggu dijadwalkan berlangsung setelah Grand Prix Moto3 dan Moto2. Susunan posisi start ditentukan berdasarkan hasil GP Q1 dan GP Q2.

Grand Prix Commission menjelaskan bahwa durasi sesi latihan disesuaikan untuk mengakomodasi penambahan Kualifikasi Sprint. Penyesuaian tersebut ditujukan agar total waktu yang dihabiskan pembalap, tim, dan pabrikan di lintasan tetap terjaga.

Format akhir pekan baru ini akan diterapkan bersamaan dengan perubahan besar regulasi teknis MotoGP pada musim 2027.

Berikut jadwal format akhir pekan MotoGP mulai 2027:

  • Jumat: FP1 selama 45 menit, FP2 selama 30 menit, dan Kualifikasi Sprint selama 15 menit.
  • Sabtu: FP3 selama 20 menit, GP Q1 selama 15 menit yang diikuti seluruh pembalap, GP Q2 selama 15 menit untuk 12 pembalap tercepat di Q1, kemudian balapan Sprint.
  • Minggu: Grand Prix Moto3, Grand Prix Moto2, dan Grand Prix MotoGP.

(Sumber: Antara)

x|close