Ntvnews.id, Jakarta - Senegal dikabarkan tengah menghadapi situasi sulit di tengah keikutsertaan mereka pada Piala Dunia 2026.
Sejumlah persoalan finansial dan logistik yang melibatkan federasi sepakbola Senegal disebut telah memicu ketidakpuasan di dalam skuad yang sedang berkompetisi di Amerika Serikat.
Melansir akun Instagram @ataquefutbolero.usa, Senin 22 Juni 2026, menyebut para pemain Senegal belum menerima bonus yang dijanjikan atas keberhasilan mereka menjuarai Piala Afrika serta memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.
Senegal Juara Piala Afrika 2025 (X: TotalEnergies AFCON 2025)
Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan di kalangan pemain yang merasa hak mereka belum dipenuhi meski telah mengukir prestasi penting bagi negara.
Tak hanya soal bonus, skuad Senegal juga disebut menghadapi berbagai kendala selama menjalani turnamen. Tim dilaporkan ditempatkan di hotel dengan fasilitas yang jauh dari standar yang biasa dinikmati peserta Piala Dunia.
View this post on Instagram
Kebijakan penghematan anggaran yang diterapkan federasi bahkan berdampak pada kebutuhan dasar para pemain. Federasi dikabarkan tidak membawa koki tim ke Amerika Serikat, sehingga para pemain harus membeli sendiri makanan dari toko-toko lokal untuk menjaga pola makan dan kebutuhan nutrisi mereka selama turnamen berlangsung.
Situasi tersebut semakin memprihatinkan setelah muncul kabar mengenai status pelatih kepala Pape Thiaw. Sang pelatih disebut masih bekerja tanpa kontrak resmi dan belum menerima gaji selama enam bulan terakhir.
Baca Juga: Demi Anak Pertama, Jeremy Doku Siap Tinggalkan Piala Dunia 2026
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai tata kelola dan kesiapan Federasi Sepak Bola Senegal dalam mendukung tim nasional di ajang sepak bola terbesar dunia. Pasalnya, masalah administrasi, keuangan, dan logistik semacam ini berpotensi mempengaruhi fokus serta performa pemain di lapangan.
Meski diterpa berbagai persoalan di luar lapangan, para pemain Senegal tetap dituntut menjaga konsentrasi demi mengharumkan nama negara mereka di Piala Dunia 2026.
Namun, banyak pihak menilai federasi harus segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan berbagai masalah tersebut agar tidak mengganggu perjuangan tim selama turnamen berlangsung.
Krisis yang melanda Senegal menjadi salah satu sorotan terbesar di Piala Dunia 2026. Di saat negara-negara lain berupaya memberikan dukungan maksimal kepada timnya, Senegal justru harus menghadapi persoalan internal yang dinilai mencerminkan buruknya manajemen dalam mengelola salah satu aset olahraga paling berharga milik negara tersebut.
Timnas Senegal (x: timnas Senegal)