Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jun 2026, 13:20
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pemain Timnas Argentina Pemain Timnas Argentina (IG TIMNAS ARGENTINA)

Ntvnews.id, Jakarta - Argentina dan Austria akan saling berhadapan pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Rabu 23 Juni 2026, pukul 00.00 WIB.

Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengusung permainan agresif dan datang dengan bekal kemenangan pada laga pembuka.

Argentina dan Austria kini sama-sama memburu tiga poin untuk memperbesar peluang lolos ke fase gugur atau babak 32 besar. Kemenangan dalam pertandingan ini juga akan membuka jalan bagi salah satu tim untuk menguasai puncak klasemen Grup J.

Timnas Austria <b>(X: Timnas Austria)</b> Timnas Austria (X: Timnas Austria)

Meski sama-sama mengandalkan agresivitas, kedua tim memiliki pendekatan yang berbeda dalam menerapkannya di lapangan. Argentina lebih mengutamakan kontrol permainan melalui penguasaan bola, tekanan cepat setelah kehilangan bola, serta kombinasi umpan-umpan pendek yang mengalir antarlini.

Pendekatan tersebut terbukti efektif saat La Albiceleste mengalahkan Aljazair dengan skor telak 3-0 pada laga pertama. Dominasi permainan dan kualitas individu para pemain menjadi kunci keberhasilan tim asuhan Lionel Scaloni tersebut.

Sebaliknya, Austria dikenal dengan gaya bermain berintensitas tinggi yang menjadi ciri khas pelatih Ralf Rangnick. Tim berjuluk Das Team itu mengandalkan pressing agresif, duel fisik, dan transisi cepat dari bertahan ke menyerang untuk mengganggu ritme lawan.

Strategi tersebut sukses membawa Austria meraih kemenangan 3-1 atas Yordania pada pertandingan pembuka. Tekanan konstan yang mereka lakukan menjadi salah satu senjata utama untuk memaksa lawan melakukan kesalahan.

Argentina tetap menjadi favorit dalam pertandingan ini berkat status sebagai juara bertahan dan kedalaman skuad yang dimiliki. Lionel Messi diperkirakan kembali menjadi pusat permainan setelah tampil gemilang dengan mencetak hat-trick saat menghadapi Aljazair.

Selain Messi, lini tengah Argentina juga dihuni sederet pemain berkualitas seperti Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister yang mampu mengatur tempo permainan sekaligus mendukung serangan dari berbagai sisi.

Di lini belakang, duet Cristian Romero dan Lisandro Martinez tampil solid pada laga pertama dan kembali diandalkan untuk menjaga pertahanan Argentina tetap kokoh. Hingga kini, Albiceleste menjadi salah satu tim yang belum kebobolan di turnamen.

Sementara itu, Austria datang dengan kepercayaan diri tinggi dan bertekad melanjutkan tren positif mereka. Pengalaman David Alaba, kreativitas Marcel Sabitzer, serta ketajaman Marko Arnautovic menjadi modal penting untuk menembus pertahanan Argentina.

Dengan organisasi permainan yang rapi dan disiplin taktik yang tinggi, Austria diyakini mampu memberikan perlawanan lebih berat dibandingkan Aljazair. Tim asuhan Rangnick juga memiliki kemampuan memanfaatkan kesalahan lawan melalui serangan balik cepat dan tekanan intens di area pertahanan.

Pertandingan diprediksi berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Austria kemungkinan akan langsung menekan untuk mengganggu penguasaan bola Argentina, sementara Messi dan kawan-kawan akan berusaha mendominasi permainan melalui kreativitas dan kualitas teknis yang mereka miliki.

Laga ini bukan hanya menjadi duel dua tim yang tengah berada dalam performa terbaiknya, tetapi juga pertarungan dua filosofi agresivitas yang berbeda. Siapa yang mampu menjalankan strateginya dengan lebih efektif berpeluang besar mengamankan tiket menuju fase gugur Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Argentina: Emiliano Martínez, Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martínez, Facundo Medina; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernández, Thiago Almada, Lionel Messi, Lautaro Martinez.

Austria: Alexander Schlager, Stefan Posch, Philipp Lienhart, David Alaba, Phillipp Mwene, Xaver Schlager, Nicolas Seiwald, Konrad Laimer, Marcel Sabitzer, Romano Schmid, Marko Arnautovic.

x|close