Swedia Keluarkan Peringatan Dini Risiko Kelangkaan Bahan Bakar Penerbangan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Apr 2026, 20:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Photo: Xinhua Photo: Xinhua (Antara)

Ntvnews.id, Helsinki - Pemerintah Swedia mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kelangkaan bahan bakar penerbangan di tengah memanasnya situasi di Timur Tengah. Langkah ini diambil berdasarkan penilaian dari Badan Energi Swedia mengenai potensi gangguan pasokan energi global.

Menteri Energi Ebba Busch menjelaskan, Rabu, 29 April 2026, bahwa peringatan tersebut merupakan tahap awal dari skema respons tiga tingkat yang disiapkan pemerintah untuk menghadapi kemungkinan krisis bahan bakar. Tahap ini mencakup penyebaran informasi kepada masyarakat serta imbauan pengurangan konsumsi secara sukarela, sementara kebijakan yang lebih ketat seperti penjatahan baru akan diterapkan jika kondisi memburuk.

Baca Juga: Terungkap Serangan Iran Porak-porandakan Sejumlah Pangkalan AS di Timur Tengah

Perdana Menteri Ulf Kristersson menyatakan bahwa pasokan energi nasional saat ini masih dalam kondisi stabil meskipun terdampak konflik di kawasan Timur Tengah dan gangguan jalur pelayaran melalui Selat Hormuz. Namun, ia mengingatkan bahwa situasi global saat ini “sangat serius” dan perlu diwaspadai.

Direktur Jenderal Badan Energi Swedia, Caroline Asserup, menambahkan bahwa pasokan bensin dan diesel masih aman dengan risiko penjatahan yang rendah. Meski demikian, bahan bakar penerbangan dinilai lebih rentan terhadap gangguan dan berpotensi menghadapi pembatasan dalam skenario terburuk.

Baca Juga: Tekanan Biaya Avtur dan Permintaan Lesu, Maskapai Thailand Pangkas Puluhan Penerbangan

Otoritas juga mengingatkan bahwa jika gangguan pasokan berlangsung lama, dampaknya dapat meluas ke sektor ekonomi, seperti meningkatnya biaya transportasi, tekanan inflasi, hingga perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional.

(Sumber: Antara)

x|close