Ntvnews.id, Jakarta - Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur kembali bertambah. Satu pasien yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di ICU RSUD Kota Bekasi dilaporkan meninggal dunia, sehingga total korban tewas kini mencapai 16 orang.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan perkembangan tersebut usai menjenguk para korban di RSUD Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026). Ia menjelaskan bahwa sebagian besar pasien menunjukkan kondisi yang membaik, meski masih ada yang dirawat intensif.
"Pasiennya kalau secara umum sudah membaik tinggal yang di ICU tiga orang. Tiga orang, dan yang satu sudah meninggal, tinggal dua orang lagi tapi mudah-mudahan bisa sembuh," ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Sidak SMAN 1 Cilacap, Prabowo: Anak-anak Bicara ke Saya Suka dengan MBG
Dalam kunjungannya, Dedi juga sempat berinteraksi langsung dengan korban yang dirawat di luar ICU. Ia melihat adanya perkembangan positif dari kondisi mereka.
"Kalau yang lainnya sudah bisa senyum, sudah bisa saya ajak bicara," ujarnya.
Direktur Utama RSUD Kota Bekasi Ellya Niken Prastiwi mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia tersebut merupakan pasien yang sebelumnya dirawat di ICU. Hingga saat ini, rumah sakit masih menangani puluhan korban luka.
"Hari ini per hari ini pasien yang dirawat di kami adalah ada 22. Satu baru datang tadi di IGD gitu. 22 ini yang di ICU ada tiga dan qadarullah satu baru saja meninggal," katanya.
Ia menambahkan bahwa pasien yang dirawat di ICU sebelumnya telah menjalani tindakan operasi dan kini berada dalam tahap pemulihan pascaoperasi.
"Semuanya yang di ICU kemarin sudah dalam pasca operasi," jelas Ellya.
Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL terjadi pada Senin malam (27/4). Sehari setelah kejadian, jumlah korban meninggal tercatat sebanyak 15 orang. Dengan adanya tambahan satu korban yang meninggal dunia hari ini, total korban tewas kini bertambah menjadi 16 orang.
Petugas menggunakan alat berat untuk memindahkan gerbong KRL Commuterline pascakecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Menurut data PT KAI sebanyak 14 (Antara)