Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Forum Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Deddy Herlambang, menekankan pentingnya langkah mitigasi terhadap kendaraan mogok di perlintasan sebidang, menyusul kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi Timur.
"Pemicu awal Kecelakaan Kereta Api (KKA) adalah perlintasan sebidang di Jalan Ampera JPL 78 Bekasi, maka perlu mitigasi berupa standar operasional prosedur (SOP) yang wajib dilaksanakan oleh pengguna jalan apabila kendaraan bermotor mogok di atas rel Kereta Api," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Selasa, 28 April 2026.
Deddy menjelaskan bahwa penyusunan SOP tersebut dapat diinisiasi oleh Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan agar menjadi panduan resmi bagi masyarakat dalam situasi darurat di perlintasan rel.
Baca Juga: Dirut KAI: 6-7 Orang Masih Terjebak di Dalam Gerbong KRL
Insiden besar terjadi pada Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.55 WIB di Stasiun Bekasi Timur. Kereta api KA 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL TM 5568A yang tengah berhenti di peron 2 stasiun tersebut. Akibat kejadian ini, perjalanan kereta di lintas Jakarta hingga Cikarang sempat lumpuh total.
Kecelakaan tersebut dipicu rangkaian peristiwa sebelumnya di perlintasan sebidang Jalan Ampera. Sekitar 35 menit sebelum tabrakan utama, sebuah taksi listrik dilaporkan mogok di tengah rel dan tertemper KRL rute Jakarta–Cikarang. Insiden itu menyebabkan KRL lain di belakangnya tertahan, sehingga menciptakan kondisi berantai yang berujung tabrakan.
Baca Juga: KAI Tanggung Seluruh Biaya Korban Tabrakan Kereta di Bekasi
Sementara itu, Polda Metro Jaya melalui Direktorat Lalu Lintas masih melakukan penanganan di lokasi kejadian. Kepala Bagian Pembinaan Operasional Ditlantas, Robby Hefados, menyebut kecelakaan melibatkan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL di kawasan Bekasi Timur.
Petugas kepolisian bersama Satlantas Polres Metro Bekasi Kota terus berupaya mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi serta memberikan prioritas akses bagi ambulans yang menuju tempat kejadian untuk mengevakuasi korban.
(Sumber: Antara)
Kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr/aa) (Antara)