Menkop Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dilengkapi Klinik dan Apotek Desa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Apr 2026, 21:45
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/4/2026). (ANTARA/Aji Cakti) Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/4/2026). (ANTARA/Aji Cakti) (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih akan dilengkapi fasilitas layanan kesehatan berupa gerai obat dan klinik di tingkat desa.

"Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini juga nanti akan dilengkapi dengan gerai obat dan klinik kesehatan di desa-desa supaya orang desa bisa mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan," ujar Ferry di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa saat ini masih banyak desa yang mengalami keterbatasan akses terhadap obat-obatan dan fasilitas kesehatan. Selain itu, tidak sedikit masyarakat desa yang belum terdaftar dalam program BPJS Kesehatan.

"Jadi nanti harapannya kami Kementerian Koperasi bersama Kementerian Kesehatan bersama BPJS Kesehatan akan melakukan penandatanganan surat keputusan bersama," katanya.

Baca Juga: Kemendes PDT Jadikan Pengembangan BUMDes Prioritas 2026 untuk Perkuat Ekonomi Desa

Dalam konsep pengembangannya, Kopdes Merah Putih akan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa dengan berbagai unit layanan.

Selain gerai sembako, koperasi ini juga akan memiliki apotek dan klinik desa, unit simpan pinjam, kantor koperasi, cold storage, gerai logistik, serta satu unit tambahan yang disesuaikan dengan potensi lokal.

Sebagai bagian dari penguatan layanan, Kementerian Koperasi turut menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat desa melalui koperasi tersebut.

Kolaborasi ini dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito.

Baca Juga: Mendes Yandri Ajak Desa Sukseskan Koperasi Merah Putih dan BUMDes

Menurut Zabadi, apabila seluruh wilayah memiliki koperasi dengan rata-rata 1.000 anggota, maka potensi masyarakat yang dapat mengakses layanan kesehatan bisa mencapai lebih dari 80 juta orang.

Ia menegaskan bahwa koperasi di masa depan tidak hanya berfungsi sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai pusat layanan kesehatan melalui keberadaan apotek dan klinik desa.

Lebih lanjut, Zabadi juga menekankan pentingnya sinergi antara Kopdes Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang dinilai memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

(Sumber: Antara)

x|close