Ntvnews.id, Tokyo - Gempa bumi kuat mengguncang wilayah timur laut Jepang pada Senin sore, 16 April 2026, memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah pesisir. Guncangan tersebut tercatat mencapai intensitas hingga level 5 ke atas dalam skala seismik Jepang, yang merupakan tingkat tertinggi keempat.
Dilansir dari Nippon, Badan Meteorologi Jepang melaporkan gempa terjadi sekitar pukul 16.53 waktu setempat di lepas pantai Sanriku, kawasan pesisir Samudra Pasifik di timur laut Jepang. Getaran terkuat dirasakan di Kota Hashikami, Prefektur Aomori.
Gempa tersebut diperkirakan memiliki magnitudo 7,4 dengan kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah permukaan laut.
Baca Juga: BMKG Pastikan Tidak Ada Rekomendasi Evakuasi Usai Peringatan Tsunami Dicabut
Sejumlah wilayah kemudian langsung mendapatkan peringatan tsunami, termasuk Prefektur Iwate, wilayah pesisir Pasifik Prefektur Aomori, serta kawasan pesisir tengah Samudra Pasifik di Hokkaido bagian utara.
Peringatan tsunami dikeluarkan untuk Prefektur Iwate, pantai Pasifik Prefektur Aomori, dan wilayah tengah pantai Pasifik Hokkaido, bagian paling utara Jepang.
Menanggapi situasi tersebut, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengimbau warga di wilayah terdampak untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
Baca Juga: Gempa Bumi M 7,6 Guncang Bitung Sulut, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Berbicara kepada wartawan di kantor perdana menteri di Tokyo, Perdana Menteri Sanae Takaichi mendesak warga di daerah-daerah yang telah dikeluarkan peringatan dan imbauan tsunami untuk mengungsi ke daerah yang lebih tinggi dan aman.
Hingga kini, pihak berwenang masih memantau potensi gelombang tsunami serta dampak lanjutan dari gempa tersebut.
Gempa bumi melanda Jepang timur laut. (nippon.com)